Viral Jalan Rusak Di Nias Utara Disorot, Yusman Dawolo : Infrastruktur Jangan Menunggu!. 

NIAS UTARA – Sebuah video yang memperlihatkan rusaknya akses jalan di wilayah Kecamatan Lahewa Timur, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, Menjadi perhatian luas setelah viral di berbagai dijejaring sosial Facebook. Rekaman tersebut memperlihatkan sebuah mobil L300 berjuang melewati jalan berlumpur yang dipenuhi kubangan dan menggambarkan beratnya kondisi yang setiap hari dihadapi masyarakat. Senin (27/7/2026)

Video itu memicu beragam reaksi publik. Banyak warga mempertanyakan lambannya penanganan infrastruktur di wilayah tersebut dan mendesak Pemerintah agar segera menghadirkan solusi nyata terhadap persoalan yang telah berlangsung bertahun-tahun tanpa adanya perbaikan.

BACA JUGA :  Viral Video Warga Keluhkan Jalan Rusak, Yusman Dawolo Harap Bupati Nias Utara Lakukan Perbaikan.

Tokoh masyarakat Kepulauan Nias (Dr. H.C. Yusman Dawolo, M.Kom.I) Menyampaikan bahwa pembangunan jalan tidak boleh lagi menjadi agenda yang terus tertunda karena menyangkut kepentingan langsung masyarakat.

“Kondisi jalan seperti itu jelas menghambat aktivitas masyarakat. Bahkan mobil L300 saja kesulitan melintas akibat kerusakan jalan yang sangat parah”, Ungkapnya

Yusman Dawolo atau Bang YD menegaskan bahwa infrastruktur jalan merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Jalan yang baik bukan hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga membuka akses ekonomi, dan mempercepat distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA :  Yusman Dawolo Desak Kepala Daerah Di Nias Bangun Industri Perikanan Terpadu, Targetkan 20 Ribu Lapangan Kerja.

Bang YD mendesak Bupati Nias Utara agar segera menuntaskan pembangunan ruas jalan tersebut agar masyarakat tidak terus-menerus menghadapi persoalan yang sama selama bertahun-tahun.

“Ketika jalan sudah baik, Petani lebih mudah membawa hasil kebunnya ke pasar. Pedagang juga tidak lagi kesulitan menjangkau desa-desa. Perputaran ekonomi akan tumbuh lebih cepat”, Harapnya

” Jika tak segera diperbaiki, Bukan hanya jalur ekonomi yang terganggu. Kita khawatir dapat mengancam keselamatan masyarakat yang melintasinya”, Tambah Bang YD.

BACA JUGA :  Alfamidi Gandeng Pemko Medan dan Komunitas  Gelar CSR Peringati Hari Air Sedunia

Saat dikonfirmasi, Pemerintah Kabupaten Nias Utara melalui Sekretaris Diskominfo Kabupaten Nias Utara (Terima Syukur Zebua, ST) Kepada TribunMerdeka.Com Menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Nias Utara telah mengganggarkan perbaikan jalan tersebut dengan nilai sekira Rp 9 Miliar di APBD Tahun 2026 dan akan dalam proses pengerjaan. Senin (27/7)

“Lokasi itu di Desa Meafu, Kecamatan Lahewa Timur. Dinas PUTR sudah mengganggarkannya dan akan dalam proses pengerjaan”, Ucapnya