TOBA – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan umum Medan–Tarutung tepatnya di Desa Jangga Toruan, Kecamatan Lumbanjulu, Kabupaten Toba, Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Insiden ini melibatkan sebuah bus pariwisata dan mengakibatkan sebanyak 48 penumpang mengalami luka-luka.
Peristiwa kecelakaan bus pariwisata tersebut langsung mendapat penanganan dari pihak terkait, termasuk kepolisian dan tenaga medis yang mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat.
Jasa Raharja Gerak Cepat Beri Jaminan Korban Kecelakaan
Pasca kejadian, PT Jasa Raharja bergerak cepat memastikan seluruh korban kecelakaan mendapatkan jaminan perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sumatera Utara, Nasjwin Andi Nurdin, menyampaikan pihaknya turut prihatin atas insiden tersebut dan langsung melakukan koordinasi lintas instansi.
“Kami menyampaikan turut berduka atas kejadian ini. Sejak menerima informasi, Jasa Raharja langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan rumah sakit untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan dan jaminan,” ujarnya.
Biaya Perawatan Korban Ditanggung Hingga Rp20 Juta
Nasjwin menjelaskan, seluruh korban luka-luka dalam kecelakaan bus tersebut dijamin biaya perawatannya di rumah sakit hingga maksimal Rp20 juta per orang.
Jaminan tersebut diberikan sesuai amanah Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang.
Untuk mempercepat proses penanganan, Jasa Raharja juga telah menurunkan petugas ke lokasi dan rumah sakit guna melakukan pendataan korban serta memastikan proses administrasi berjalan cepat.
“Kami memastikan seluruh hak korban dapat dipenuhi dengan cepat dan tepat,” tambahnya.
Imbau Operator Perhatikan Keselamatan
Selain penanganan korban, Jasa Raharja juga mengingatkan seluruh operator angkutan umum, khususnya bus pariwisata, agar selalu memperhatikan aspek keselamatan.
Pengecekan rutin kondisi kendaraan, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, serta penerapan standar keselamatan menjadi hal penting guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.
Penanganan Masih Berlangsung
Hingga saat ini, penanganan korban kecelakaan bus di Kabupaten Toba masih berlangsung. Pihak berwenang juga tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tunggal tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara. (Red)
