Bulog Nias Bantah Video Viral Terkait Penggerebekan Gudang Beras, Pinca : Itu Hoaks.!

GUNUNGSITOLI – Terkait video viral dijejaring sosial yang menarasikan terjadinya penggerebekan oleh TNI di Gudang beras Saombo, Dibantah dengan tegas oleh Perum Bulog Cabang Nias, Sumatera Utara.

“Konten video yang diposting oleh akun Snack Video itu adalah tidak benar dan informasi menyesatkan (hoaks)”, Ucap Pimpinan Cabang Bulog Nias (Muhammad Khoiruddin) kepada wartawan dikantornya. Senin (3/11/2025) malam

Khoiruddin menjelaskan bahwa mendasari juknis Badan Pangan Nasional (BPN) terkait penyaluran distribusi beras SPHP melalui Gerakan Pangan Murah yang dapat dilakukan oleh TNI atau instansi pemerintah lainnya.

Dalam video yang termuat dalam akun medsos Snack Video adalah kegiatan proses pemuatan barang dari Gudang Bulog yang terletak di Kelurahan Saombo, Kota Gunungsitoli, ke alat transportasi angkutan milik Koramil TNI yang bermarkas di Kecamatan Lolowau, Kabupaten Nias Selatan, Dalam rangka kegiatan gerakan pangan murah yang diperuntukkan bagi masyarakat.

BACA JUGA :  Polda Sumut sediakan 50 hektare lahan untuk ketahanan pangan

Selama proses pemuatan barang, Oknum personil Koramil TNI Lolowau melakukan perekaman video dengan tujuan sebagai bahan laporan internal dijajaran Kodim 0213 Nias dan Koramil Lolowau.

Hal itu juga berlanjut dengan pemostingan di akun jejaring sosial facebook yang masih tujuannya memberi informasi ke masyarakat terkait gerakan pangan murah di Kecamatan Lolowau.

“Namun dikesempatan lain, ada orang yang memanfaatkan video itu dengan membuat konten di akun Snack Video dengan narasi yang tidak benar atau informasi bohong”, Pungkas Khoiruddin

BACA JUGA :  Suwarno: Sebagian Uang Pedagang Aksara Baru Sudah Dikembalikan

Untuk diketahui, lanjut Khoiruddin, Bahwa adapun aktifitas didalam Gudang saat itu yakni proses pemasukan beras dari luar daerah, Proses penyalinan beras dari kemasan 50 Kilogram menjadi kemasan 5 Kilogram, dan proses pemuatan beras SPHP.

Atas viralnya video tersebut serta dinilai telah meresahkan masyarakat, Bulog Cabang Nias telah membuat laporan polisi dengan tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik.

“Divideo itu juga disebutkan beras mengandung plastik, itu info sesat. Harapan kami moga pelaku cepat ditangkap”, Imbuhnya

Maka dari itu, Khoiruddin menghimbau seluruh masyarakat Kepulauan Nias untuk tidak terpengaruh dengan informasi bohong dan menyesatkan.

BACA JUGA :  TNI AD Bantu Renovasi Panti Asuhan di Medan

Beras yang disalurkan Bulog ke wilayah Kepulauan Nias memiliki kualitas yang baik dan tidak perlu dikhawatirkan pada saat dikonsumsi. Apalagi beras SPHP merupakan program pemerintah untuk disebarkan ke masyarakat sampai ke pelosok daerah untuk menjaga stabilitas harga dan pangan yang terjangkau.

“Beras SPHP merupakan subsidi dari Pemerintah dengan tujuan untuk menjaga stabilitas dan ketersediaan masyarakat. Semua dari petani dengan kondisi yang baik dan tidak mengandung kimia berbahaya dan memiliki izin resmi edar,” Tutup Khoiruddin

(***)