Kabar Gembira, Naik Pesawat Tujuan Domestik via KNIA Tidak Perlu Tes PCR

Deli Serdang – TRIBUNMERDEKA.COM –

Naik pesawat tujuan domestik dari Bandar Udara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara (Sumut) tak perlu lagi menyertakan hasil tes swab polymerase chain reaction (PCR) bila telah divaksin dua kali.

Calon penumpang cukup menunjukkan hasil negatif antigen pada H-1 jelang perjalanan.

“Mulai hari ini, calon penumpang yang melakukan perjalanan udara tujuan domestik sudah bisa pakai tes antigen dengan masa berlaku 1×24 jam.

BACA JUGA :  Ahli Waris Pemilik 10.000 M2 Lahan di Jalan Titi Papan Laporkan Dugaan Pemalsuan Dokumen ke Poldasu

Syaratnya jika sudah divaksin dosis kedua,” ujar Manager of Branch Communication & Legal Bandara Kualanamu Chandra Gumilar menjawab awak media (3/11/2021).

Chandra menerangkan, syarat penerbangan terbaru tersebut mengacu Surat Edaran (SE) nomor 96 tahun 2021, tentang pelaksanaan perjalanan orang dalam negeri dengan transportasi udara di pada masa pandemi COVID-19.

“Dalam isi aturan itu, bila calon penumpang baru divaksin dosis pertama wajib menyertakan hasil tes PCR yang berlaku 3×24 jam sebelum keberangkatan,” terangnya.

BACA JUGA :  Rencana Eksekusi Rumah Jalan Ladang Dinilai Cacat Hukum, Kuasa Hukum Minta PN Medan Batalkan

Candra mengemukakan, jumlah penumpang mulai mengalami kenaikan yang signifikan. Itu setelah tarif tes PCR diturunkan pada 28 Oktober 2021.

“Sebelum penurun biaya tes PCR rata-rata jumlah penumpang di angka 6 ribu. Saat ini sudah beranjak naik 9 ribu. Kenaikan pasti  bertambah lagi, apalagi syarat tes antigen telah diberlakukan dengan harga yang murah Rp.85000,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Personil Polsek Tiga Binanga, Tindak Lanjuti laporan Warga Terkait Judi

Sebelumnya, penumpang yang melakukan penerbangan dari atau ke bandara di luar Jawa-Bali hanya diperbolehkan menunjukkan hasil tes negatif Covid-19 dari RT-PCR.

Kini, penumpang sudah bisa menunjukkan surat keterangan hasil rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan dengan syarat divaksin dosis kedua.

Reporter : Tumanggor.