Dituduh Janin Bayi Meninggal Karena Pelayanan Buruk, Ini Respon Management RSU dr. M. Thomsen Nias.

GUNUNGSITOLI – Terkait pemberitaan yang beredar dengan narasi opini adanya tuduhan pelayanan buruk diduga memicu meninggalnya janin bayi milik pasien obgyin Yarniman Zebua (23) asal Idanotae, Kabupaten Nias Selatan disaat persalinan. Management RSU dr. M. Thomsen Nias angkat bicara dan menegaskan bahwa informasi yang beredar disejumlah media tidak benar.

“Tuduhan pelayanan buruk atau opini yang dibangun bahwa penanganan pasien lambat atau buruk yang memicu janin bayi meninggal saat persalinan adalah tidak benar”, Tegas Management RSUD melalui Humas (Benhard Doloksaribu. AMAK, S.Si) kepada wartawan. Minggu (18/5/2025)

BACA JUGA :  JAM-Pidum Prof Dr Asep Nana Mulyana Setujui 2 RJ, Ada Perkara Pencurian di Medan

Menurut Benhard bahwa salah satu opini pemberitaan yang beredar diduga hanya didasari dengan mengambil sumber dari tayangan video siaran langsung media sosial yang diposting oleh akun facebook milik (Srylia Taf).

Dari narasi dalam video yang beredar tersebut juga terucap adanya tuduhan bahwa sesuai pernyataan pasien dirinya belum ditangani ataupun tidak dirawat. Namun ditegaskan hal itu tidak benar adanya.

BACA JUGA :  Kemenag Umumkan Calon PPPK Paruh Waktu 2024, Ini Daftarnya

Ketika pasien hamil atasnama Yarniman Zebua (23) tiba di RSUD dr. M.Thomsen Nias, Para petugas RSU langsung melakukan penanganan berupa pemeriksaan kepada pasien hamil dan ternyata ditemukan kondisi Denyut Jantung Janin (DJJ) tidak ada dan kondisi posisi bayi dalam keadaan sungsang. Atas temuan itu, Maka petugas RSU melalui Bidan melaporkannya kepada Dokter yang menangani persalinan (Obgyn).

Atas petunjuk Dokter, Sebelum dilakukan tindakan operasi kepada pasien Yarniman Zebua (23) maka prosedurnya adalah pasien harus dilakukan pemeriksaan menyeluruh dan menyusun persiapan dalam melakukan operasi. Sehingga diputuskan bahwa tindakan operasi dilakukan pada pukul 19.30 wib, artinya selang beberapa jam disaat pasien tiba pukul 15.57 wib.

BACA JUGA :  Ketua DPC GWI Tangerang Ajak Anggota Bangun Sinergi dan Kekompakan Organisasi

“Untuk diketahui bahwa menurut informasi Pasien hamil atasnama Yarniman Zebua (23) tersebut lebih awal telah melakukan persalinan oleh dukun di tempat tinggal pasien, Sebelum nantinya dibawa ke RSU dr. M. Thomsen Nias”, Ungkap Benhard.