GUNUNGSITOLI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai memberikan manfaat besar bagi anak-anak di wilayah Kepulauan Nias. Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi peserta didik, Program tersebut juga meringankan beban ekonomi keluarga di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan.
Pengamat Sosial (Dr. HC. Yusman Dawolo, M.Kom.I) menilai bahwa kebijakan nasional seperti MBG harus dilihat berdasarkan kondisi nyata di setiap daerah. Karena tidak semua wilayah memiliki tingkat kesejahteraan yang sama, Sehingga kebutuhan masyarakat terhadap program Pemerintah juga berbeda.
“Kalau di daerah-daerah yang sudah maju dan tingkat kesejahteraan masyarakatnya tinggi, mungkin program seperti MBG tidak terlalu menjadi kebutuhan utama. Namun di Pulau Nias, program ini sangat membantu masyarakat, terutama anak-anak yang membutuhkan asupan gizi yang lebih baik untuk menunjang pertumbuhan dan proses belajar mereka”, Katanya
Menurut Yusman Dawolo masih banyak keluarga diwilayah Kepulauan Nias yang masih harus berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kehadiran MBG menjadi bentuk intervensi Pemerintah yang berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Selain meningkatkan kualitas gizi anak, Program tersebut juga berpotensi meningkatkan konsentrasi belajar dan kesehatan peserta didik. Dalam jangka panjang, manfaatnya diharapkan mampu menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan memiliki daya saing yang lebih baik.
Yusman Dawolo menegaskan bahwa Pemerintah perlu memastikan pelaksanaan program berjalan tepat sasaran, berkualitas, dan menjangkau seluruh wilayah yang membutuhkan, termasuk daerah-daerah terpencil di Kepulauan Nias.
Tokoh masyarakat Nias ini berharap program MBG dapat terus berlanjut dan disempurnakan agar manfaatnya semakin dirasakan oleh anak-anak sekolah di seluruh wilayah Kepulauan Nias. Dengan dukungan gizi yang memadai, Generasi muda Nias diharapkan dapat tumbuh sehat dan menjadi motor pembangunan daerah di masa depan.
“Program ini jangan hanya dilihat sebagai pemberian makanan gratis. Ini adalah investasi negara untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Bagi banyak anak di Kepulauan Nias, MBG adalah bantuan yang sangat berarti”, Ujar Yusman Dawolo
