GUNUNGSITOLI — Pendidikan anak tidak boleh dipandang sekadar sebagai kewajiban, tetapi harus ditempatkan sebagai salah satu investasi paling penting dalam kehidupan keluarga dan masa depan daerah.
Pesan tersebut disampaikan oleh salah seorang Tokoh Masyarakat Nias (Dr. Yusman Dawolo, M.Kom.I) atau sapaan akrab (Bang YD) melalui ajakan kepada para orang tua agar tidak pernah berhenti memperjuangkan pendidikan anak-anak mereka, meskipun menghadapi berbagai keterbatasan. Rabu (7/10/2026)
Menurut Bang YD, Harta benda dapat berkurang bahkan habis seiring waktu. Namun, ilmu pengetahuan, keterampilan, karakter, dan pengalaman yang diperoleh seorang anak melalui pendidikan akan menjadi bekal yang dapat dibawa sepanjang hidup.
“Kejar pendidikan anak, karena itu adalah aset yang sangat berharga. Harta bisa habis, tapi ilmu melekat pada diri anak selama hidupnya”, Ungkapnya
Pesan tersebut juga dituangkan dalam ungkapan sederhana yang sarat makna : Ungkapan ini menjadi pengingat bahwa perjuangan orang tua untuk menyekolahkan anak merupakan bentuk pengorbanan yang memiliki nilai jangka panjang. Pendidikan bukan hanya tentang memperoleh ijazah, tetapi tentang membentuk manusia yang memiliki pengetahuan, karakter, kemandirian, serta kemampuan untuk menghadapi kehidupan.
*Pendidikan Adalah Investasi Jangka Panjang*
Bang YD menilai dalam menghadapi perubahan zaman yang semakin cepat, pendidikan menjadi salah satu modal utama bagi generasi muda. Anak-anak perlu dipersiapkan bukan hanya untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi juga agar mampu menciptakan peluang, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, berpikir kritis, serta memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Karena itu, orang tua diharapkan tidak mudah menyerah ketika menghadapi persoalan biaya pendidikan maupun berbagai tantangan lainnya. Disaat kondisi ekonomi keluarga terbatas, bukan berarti cita-cita anak harus ikut dibatasi. Justru dalam kondisi seperti itu, semangat untuk memperjuangkan pendidikan harus semakin kuat.
“Jangan sampai keterbatasan hari ini menjadi alasan untuk mematikan harapan anak-anak terhadap masa depannya”, Katanya
Membangun Generasi, Membangun Masa Depan
Pendidikan juga tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Peran keluarga, lingkungan masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah sangat penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang baik.
Anak membutuhkan sekolah yang layak, guru yang berkualitas, akses pendidikan yang adil, lingkungan yang aman, serta dukungan keluarga. Di sisi lain, pemerintah perlu memastikan bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan.
Bang YD berpandangan bahwa pembangunan manusia harus menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah. Infrastruktur memang diperlukan, tetapi pembangunan fisik akan kehilangan makna apabila tidak dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Sebab, Gedung dapat dibangun kembali, jalan dapat diperbaiki, dan fasilitas dapat diperbarui. Namun, kualitas manusia menentukan bagaimana seluruh potensi tersebut dimanfaatkan untuk kemajuan daerah.
Jangan Hanya Mewariskan Harta, Wariskan Ilmu dan Karakter
Bagi Bang YD, orang tua tidak harus meninggalkan kekayaan yang besar kepada anak. Hal yang jauh lebih penting adalah memberikan kesempatan kepada anak untuk memperoleh pendidikan terbaik sesuai kemampuan keluarga.
Harta dapat berpindah tangan dan suatu saat dapat habis. Tetapi ilmu pengetahuan dan karakter yang baik akan menjadi modal anak untuk berdiri sendiri, bekerja, berkarya, bahkan membantu orang lain.
“Kalau ingin melihat masa depan keluarga yang lebih baik, mulailah dari pendidikan anak-anak kita hari ini”, Ujarnya
Yusman Dawolo atau Bang YD berharap masyarakat khususnya para orang tua di Kepulauan Nias, terus memberikan perhatian terhadap pendidikan anak. Tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter, etika, kepedulian, keterampilan, dan semangat untuk bekerja keras.
“Pada akhirnya, pendidikan bukan semata-mata tentang seberapa tinggi seseorang bersekolah, melainkan tentang seberapa besar ilmu yang dimiliki mampu membentuk pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan sesama. Perjuangkan pendidikan anak Anda. Karena pendidikan hari ini adalah investasi untuk masa depan mereka”, Tutupnya
