Pj Bupati Langkat Serahkan Kunci Bedah Rumah Koban Kebakaran

Langkat – Penjabat Bupati Langkat Faisal Hasrimy bersama Kapolres AKBP David Triyo Prasojo dan Ketua Baznas Thantawi Jauhari menyerahkan rumah hasil program bedah rumah kepada Ibu Nurlela, warga Dusun III, Desa Baru Pasar VIII, Kecamatan Hinai, yang menjadi korban kebakaran, Rabu.

Rumah ini dibangun dengan total bantuan senilai Rp 25 juta sebagai wujud solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

Acara penyerahan kunci rumah berlangsung khidmat di lokasi rumah baru Ibu Nurlela.

BACA JUGA :  Bersama Shopee, Suheri Kiswanto Bawa Sisi Baru untuk Gaya Fashion Pria melalui Tas ANT Project 

Faisal Hasrimy menyampaikan pentingnya semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk membantu sesama yang sedang membutuhkan.

“Gotong royong adalah wujud nyata dari nilai-nilai kebersamaan. Ketika kita bersatu, tidak ada tantangan yang terlalu besar untuk diatasi. Hari ini, kita menyaksikan bukti nyata bahwa kerja sama antar elemen masyarakat mampu memberikan harapan baru bagi yang membutuhkan,” ujarnya.

Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo yang turut hadir dalam acara tersebut menegaskan pentingnya saling membantu antar sesama, terutama bagi masyarakat yang terkena musibah.

BACA JUGA :  Apresiasi Ranperda PBG, Fraksi Golkar DPRD Medan: Untuk Penataan Kota Lebih Baik

“Musibah ini mengajarkan kita tentang pentingnya kebersamaan dan kepedulian. Di balik cobaan, selalu ada hikmah yang bisa kita ambil,” katanya.

Kebakaran yang menimpa rumah Ibu Nurlela terjadi pada 16 Desember 2024, pukul 15.00 WIB. Kebakaran ini disebabkan oleh korsleting listrik yang menghanguskan rumahnya. Namun, berkat kolaborasi antara Baznas, Pemerintah Daerah dan masyarakat, rumah tersebut berhasil dibangun kembali dalam waktu kurang dari satu bulan.

BACA JUGA :  Wanita Cantik 27 Tahun Berhijab Ngaku Telah Bertobat, Menangis Dituntut Hukuman Mati.

Ketua BaznasThantawi Jauhari menyatakan komitmennya untuk terus membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi darurat.

“Program ini adalah bagian dari upaya Baznas Langkat untuk meringankan beban masyarakat dan memberikan harapan baru bagi mereka yang tertimpa musibah,” jelasnya dikutip dari Antara.

Program bedah rumah ini menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang lebih peduli dan tanggap terhadap kebutuhan warga. (red/ant)