LSM Bakornas Dukung Kejari Gunungsitoli Ungkap Dugaan Korupsi Pembangunan SMK N3 Alasa.

NIAS UTARA – Dalam rangka penegakan hukum berupa pemberantasan korupsi, LSM Badan Anti Korupsi Nasional (Bakornas) mendukung penuh aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungsitoli untuk mengungkap Kasus dugaan korupsi penyalahgunaan anggaran pembangunan sekolah di SMK Negeri 3 Alasa, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara.

“Kami berharap Kejaksaan dapat menuntaskan laporan masyarakat tersebut dan mengungkap aktor yang telah menyebabkan kerugian negara”, Ucap Ketua DPD LSM Bakornas Kepulauan Nias (Yuli Irama Hulu) kepada wartawan. Senin (26/1/2026)

BACA JUGA :  Sidang Perdana TSO Dimulai, Razman Minta DPRD Palas Terima Tim Hukum TSO Demi Hindari Gugatan Hukum

Yuli Irama menuturkan bahwa mendasari hasil investigasi dilapangan ditemukan adanya penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun 2024 di Sekolah Menengah Kejuruan (SM) Negeri 3 Alasa, dengan nilai pagu Rp. 5,400.000.000 (lima miliar empat ratus juta rupiah) untuk pembangunan 10 ruangan kelas disertai perabotnya.

Namun, ditengah kucuran dana tersebut ditemukan bahwa jumlah siswa pada Tahun 2024 di SMK Negeri 3 Alasa berjumlah 70 orang peserta didik.

BACA JUGA :  Komisi III: Pembangunan SPBE PT.Jabar Energi Harus Segera Diselesaikan

“Kami curiga, dengan jumlah siswa hanya 70 orang. Layakkah sekolah itu mendapat anggaran pembangunan yang sebenarnya tidak untuk dipersyaratkan. Harapan kami agar kasus ini diusut tuntas dan pihak terkait dapat dimintai pertanggungjawaban dihadapan hukum”, Pungkas Yuli Irama.

Sedangkan Kepala Kejari Gunungsitoli melalui Kasi Intelijen (Yaatulo Hulu, SH, Mh) Ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya tengah menangani perkara dugaan korupsi pada SMK Negeri 3 Alasa, Kabupaten Nias Utara. Senin (26/1)

BACA JUGA :  IKAMA Gelar Reuni Akbar Sekaligus Rayakan 30 Tahun Matauli

Dia memberitahu bahwa Tim penyidik sedang melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) serta berencana mendatangkan Tim Ahli untuk mengecek bangunan fisik dimaksud.

“Iya benar bahwa kita sedang ditangani laporan masyarakat terkait SMK Negeri 3 Alasa. Rencana, Kita akan datangkan Tim ahli untuk mengecek bangunan fisik tersebut”, Terang Yaatulo.

(****)