Ihwan Ritonga Pastikan Warga Medan Bebas Pungutan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas

TribunMerdeka, MEDAN – Warga Kota Medan dijamin haknya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa dipungut biaya atau bebas biaya.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Medan H Ihwan Ritonga SE MM saat sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 7 Tahun 2016 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan di Jalan Rahmadsyah Gg Setia, Matsum I, Medan Area, Kota Medan, Senin (17/1/2022).

Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, melalui perda ini, warga bisa berobat di puskesmas tanpa kuatir dengan biaya.

BACA JUGA :  Safari Ramadhan di Masjid Al Munawwarah, Bobby Nasution Terima Berbagai Keluhan Warga

“Tujuan perda ini agar puskesmas tidak melakukan kutipan lagi terhadap warga yang hendak berobat. Jadi, jangan kuatir lagi. Mari manfaatkan pelayanan kesehatan yang ada di puskesmas,” tegas Ihwan Ritonga.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan IV meliputi Kecamatan Medan Denai, Medan Kota, Medan Area dan Medan Amplas itu pun menambahkan, cukup dengan KTP, setiap warga sudah bisa mendapatkan pelayanan kesehatan.

BACA JUGA :  Rayakan Idul Adha 1445 H, Wartawan Pemko Medan dan Komunitas Kreatif Sembelih 2 Ekor Sapi

“Dalam Perda No 7 Tahun 2016, disebutkan bahwa seluruh warga kota Medan, walaupun tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) tetapi mempunyai KTP bisa berobat gratis ke puskesmas,” paparnya.

Di hadapan warga, yang didominasi ibu-ibu, Ihwan Ritonga menjelaskan pentingnya perda tersebut, agar warga Kota Medan bisa memanfaatkan pelayanan kesehatan di puskesmas dengan sebaik-baiknya.

BACA JUGA :  PT Jasa Raharja Dukung Sinergi Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN dan BUMN Sektor Transportasi dalam Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2025

Mengakhiri sosper, Ihwan Ritonga menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga, sebagai kepedulian di tengah pandemi yang masih melanda.

“Semoga pandemi yang ada saat ini cepat berlalu, sehingga kita bisa terus dan rutin melaksanakan tatap muka seperti saat ini ya bapak ibu,” ucap wakil rakyat yang dikenal dekat dengan konstituennya itu. (R/do)