Rommy Desak Pemko Medan Tegas Tertibkan Bangunan di Kawasan Sungai

MEDAN, – Anggota Komisi 4 DPRD Medan Rommy Van Boy mendesak Pemko Medan bertindak tegas menertibkan bangunan di sepanjang bantaran sungai yang dinilai menjadi penyebab penyempitan aliran sungai serta banjir di Kota Medan.

Rommy menilai banyak bangunan milik pengusaha yang berdiri menyalahi aturan hingga mempersempit badan sungai. Kondisi ini, kata dia, ikut memicu luapan air saat hujan deras.

BACA JUGA :  Dewan Sarankan Pendidikan Anti Korupsi Diperkenalkan Sejak Dini

“Pemko Medan harus tegas menertibkan bangunan milik pengusaha nakal. Sudah jelas terjadi penyempitan sungai,” ujar Rommy kepada wartawan di Gedung DPRD Medan, Selasa (18/11/2025).

Politisi Golkar itu mengkritik Pemko Medan yang dinilainya lebih berani menertibkan rumah warga kecil dibanding bangunan komersial yang juga melanggar aturan. Padahal penyempitan sungai membuat volume aliran air berkurang sehingga mudah meluap dan memicu banjir.

BACA JUGA :  Sambut HUT RI Ke-78, Wong Chun Sen: Mari Berinovasi untuk Medan Lebih Maju

Rommy menyebut normalisasi sungai dan drainase dari hilir menjadi langkah penting mengatasi banjir. Namun ia menilai sejauh ini para pengusaha yang melanggar tidak menunjukkan itikad baik membantu pemerintah.

“Kita kesal melihat perilaku pengusaha nakal yang tidak peduli membantu upaya penanggulangan banjir,” ujarnya.

Rommy juga menyoroti Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) yang dinilainya kurang maksimal mengawasi pengembang yang tidak taat aturan. Ia mempertanyakan minimnya transparansi BBWS terkait temuan-temuan pelanggaran di lapangan.

BACA JUGA :  Bahrumsyah Minta Pemko Prioritaskan Percepatan Pembenahan Kawasan Utara di 2024

“Ke depan kita harapkan ada progres penataan sungai yang jelas,” pungkasnya.(ac)