Wawasan Kebangsaan, Fauzi Sampaikan Pentingnya Pancasila Dalam Kehidupan

MEDAN – Pancasila merupakan dasar warga Indonesia dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Cara pandang hingga perlakuan harus berdasarkan dari Pancasila.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Medan, Fauzi saat Pelaksanaan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Teladan, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (11/7/2026).

“Sejak kecil kita semua ditanamkan nilai-nilai Pancasila. Artinya kita semua yang hadir sudah paham. Sekarang tinggal bagaimana kita mengimplementasikan dalam kehidupan dan bernegara,” katanya.

BACA JUGA :  Sorot PAD dan Tapping Box, PDI-P Setujui APBD 2025 Medan dengan Segudang Catatan Kritis

Yang paling mendasar, jelas Fauzi, menjaga dan merawat kerukunan antar sesama menjadi hal penting bagi warga Kota Medan.

“Ada perbedaan diantara kita, tapi persamaannya jauh lebih banyak. Untuk itu, mari bersama-sama merawat perdamaian dan kebersamaan. Dimulai dari lingkungan paling dekat dulu, yaitu keluarga baru ke tetangga hingga masyarakat luas. Jangan sampai kita mudah terpecah belah. Pancasila hadir untuk membuat kita bersatu,” tegasnya.

BACA JUGA :  Rp600 Miliar Menguap! PAN-Perindo Desak Digitalisasi Pajak, APBD Medan 2025 Tetap Disahkan

Sementara itu, Dosen Universitas Alwashliyah (UNIVA), Juhri Arif Sihombing, dalam paparannya menjelaskan bahwa semua yang terkandung di dalam Pancasila mengandung kebaikan.

“Sebelum Indonesia merdeka dirumuskan satu rancangan, itu lah Pancasila. Dan Pancasila itu menjadi dasar cara pandang bernegara, makanya sangat penting,” jelasnya.

Juhri meyakini seluruh warga Indonesia mengetahui bunyi lima sila Pancasila. Namun, tidak semua memahami artinya dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA :  Polres Tanah Karo Ungkap Sindikat Curanmor Viral, Empat Pelaku Ternyata Saudara

“Ketika Bapak Ibu ribut dengan tetangga, itu sudah melenceng dari Pancasila. Mulai sekarang pahami semua yang terkandung dalam Pancasila pasti hidup lebih tenang. Jangan jadikan perbedaan membuat kita ribut, justru harus jadi penguat untuk bersatu,” pesannya. (AR)