Tiga Pelaku Pengoplosan LPG 3 Kg Diamankan Polda Sumut

MEDAN – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) menggerebek sebuah ruko pangkalan yang dijadikan pengoplosan gas LPG subsidi 3 kg, Jalan Masjid Dusun V, Desa Payageli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Selasa (08/8/2023).

Pengungkapan temuan ini berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, adanya dugaan praktek pengoplosan LPG 3 Kg bersubsidi. Di mana tabung gas subsidi 3 kg dioplos ke dalam tabung gas non subsidi 12 Kg.

BACA JUGA :  Kejati Sumut Sudah Mendirikan 59 Rumah RJ di Wilayah Hukumnya

“Mereka (pelaku) melakukan praktek pengoplosan dengan berpindah-pindah tempat untuk menghindari pantauan polisi,” ungkapnya di Polda Sumut, Kamis (10/8/2023).

Pengungkapan ini merupakan lokasi kedua, usai sebelumnya pangkalan ini beroperasi di Jalan Sei Kapuas, Kecamatan Medan Sunggal.

Dari lokasi ini, lanjut Hadi, penyidik mengamankan tiga orang, masing-masing berinisial MN, RSB dan BM. “Mereka adalah karyawan. Dan saat ini mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan untuk pemilik pangkalan, identitasnya sudah diketahui, dan masih terus dilakukan pengejaran,” jelasnya.

BACA JUGA :  Jasa Raharja Hadiri Undangan Korlantas Polri Bahas Kajian Laka Lantas dari Faktor Human Error dan Jalan Tol

Dari lokasi, penyidik menemukan barang bukti 160 tabung gas LPG ukuran 12 Kg non subsidi yang telah berisi gas, 300 tabung gas LPG 3 Kg dalam keadaan kosong.

Petugas juga mengamankan 58 tabung gas ukuran 12 Kg yang dalam proses pengisian, 137 tabung 3 Kg berisi yang sedang dalam proses pengisian serta sejumlah barang bukti lainnya yang digunakan oleh para pelaku untuk mengoplos gas dari ukuran 3 Kg sebanyak empat tabung ke dalam satu tabung 12 Kg.

BACA JUGA :  Beredar Kabar Dugaan Servis Fiktif Mobil Dinas Dirops PUD Pasar Medan

Direktur Reskrimsus Polda Sumut Kombes Pol Teddy John Sahala Marbun menegaskan bahwa penyidikan kasus itu terus dilakukan, agar jangan terjadi lagi praktek-praktek ilegal dan mencegah terjadi kelangkaan gas subsidi 3 Kg. (Red)