Polda Sumut Gagalkan Penyeludupan 30 Kg Sabu di Labuhanbatu Utara

Medan – Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menggagalkan penyeludupan sebanyak 30 kilogram narkotika jenis sabu-sabu di Kabupaten Labuhanbatu Utara.

“Selain itu, barang bukti yang disita satu unit kapal pukat tarik, satu fiber, satu unit ponsel, serta beberapa tas dan plastik pembungkus sabu-sabu,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak di Medan, Kamis.

Jean Calvijn melanjutkan pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebut adanya kapal mencurigakan dari arah Malaysia menuju perairan Indonesia.

BACA JUGA :  Polda Sumut Terus Lakukan Perburuan Jaringan Narkoba, Terbaru 2.112 Tersangka Ditangkap

Kemudian, personel Unit 4 Subdit I Ditresnarkoba Polda Sumut dengan melakukan penyisiran di wilayah perairan Bagan Asahan hingga Labuhanbatu Utara.

“Setelah beberapa jam melakukan patroli laut, tim menemukan kapal dengan ciri-ciri yang sesuai laporan dan langsung melakukan pengejaran pada Sabtu (26/4),” ujar Jean Calvijn.

Saat kapal dihentikan dan digeledah, ditemukan 30 bungkus sabu-sabu dalam kemasan dan 20 bungkus liquid vape yang disimpan dalam fiber warna biru bertutup kuning.

BACA JUGA :  Gelar Perkara TSO Laporkan Gubsu di Poldasu, Razman Optimis Berlanjut

“Polisi menangkap pria berinisial AN (43), AM (39) dan I (40), ketiganya merupakan warga Kecamatan Pane Hilir, Kota Tanjungbalai, dan berprofesi sebagai nelayan,” ucapnya.

Ia mengatakan dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku menerima sabu-sabu tersebut dari dua pria tak dikenal di perairan Bagan Asahan, tepatnya di sekitar Lampu Putih.

“Mereka diminta untuk menyerahkan narkotika tersebut kepada seseorang di Labuhanbatu Utara, namun keburu tertangkap,” tutur dia.

Lebih lanjut, Dirresnarkoba menegaskan pihaknya akan terus memperkuat pengawasan di jalur perairan yang rawan menjadi lintasan penyelundupan narkotika lintas negara.

BACA JUGA :  Jasa Raharja Hadiri FGD dengan Tim Forum Pemantau Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di Kota Tanjung Balai

“Perairan timur Sumatera Utara merupakan titik strategis yang kerap dimanfaatkan jaringan internasional. Kami pastikan tak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan narkoba,” ucapnya dikutip dari antara.

Saat ini, ketiga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolda Sumut untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polda Sumut terus mengembangkan kasus ini guna mengungkap jaringan yang lebih luas. (red)