Pelaksanaan Revitalisasi SMP Swasta Budisatrya Rp 991 Juta, Pihak Sekolah Beri Penjelasan Soal Pelibatan Warga

Medan, TribunMerdeka.com – SMP Swasta Budisatrya, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, tengah melaksanakan Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan senilai Rp 991.866.000 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.

Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi (Foto), kegiatan tersebut dilaksanakan selama 120 hari kalender mulai 10 Agustus hingga 30 Desember 2026, dengan pelaksana Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).

BACA JUGA :  Sinergitas TNI-Polri, Kapolrestabes Medan Gelar Senam Bersama

Di tengah pelaksanaan proyek tersebut, muncul aspirasi dari warga sekitar yang menyampaikan keinginan untuk dilibatkan sebagai pekerja harian dalam kegiatan revitalisasi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SMP Swasta Budisatrya, Ir. Herri Novandi Yoes, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis 23 Oktober 2026, memberikan penjelasan.

Ir. Herri Novandi Yoes mengatakan, pihaknya telah berupaya menawarkan kesempatan kepada warga sekitar untuk terlibat dalam pekerjaan. Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan pekerjaan tersebut dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan Kota Medan.

BACA JUGA :  Talkshow Virtual PLN ULP Stabat, Warga Lebih Leluasa dengan Diskon Tambah Daya

Sementara itu, berdasarkan Petunjuk Teknis Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, pelaksana pembangunan adalah P2SP yang terdiri dari unsur Kepala Sekolah, Guru, Komite Sekolah dan perwakilan masyarakat.

Dalam Juknis tersebut, Dinas Pendidikan memiliki tugas untuk melakukan koordinasi, verifikasi, monitoring dan pendampingan administrasi. Program tersebut juga mendorong pelibatan tenaga kerja lokal dan penggunaan material dari toko bangunan setempat. Adapun Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) menjadi tanggung jawab Ketua dan Bendahara P2SP.

BACA JUGA :  Mukerwil GPI Diharapkan Dorong Pemuda Jadi Agen Perubahan

Hingga berita ini ditayangkan, TribunMerdeka.com masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Dinas Pendidikan Kota Medan. (Red)