Mulai 1 Juli 2026, Transaksi Pas Pelabuhan Gunungsitoli Secara Cashless. Pelindo : Komitmen Pelayanan.

GUNUNGSITOLI – PT. Persero Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 1 Gunungsitoli, Sumatera Utara, resmi menerapkan sistem pembayaran Pas Pelabuhan secara non tunai (cashless) mulai 1 Juli 2026. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan, keamanan transaksi, sekaligus mendukung percepatan transformasi digital di lingkungan Pelabuhan Angin Gunungsitoli. Rabu (1/7/2026)

   Foto : Antrian Pembayaran Cashless Di Pelabuhan

General Manager Pelindo Regional 1 Gunungsitoli melalui Administrator II Umum (Ellingkari Hulu) menjelaskan bahwa dalam dua tahun terakhir Pelindo terus melakukan pembenahan fasilitas dan infrastruktur pelabuhan. Berbagai pekerjaan telah diselesaikan, di antaranya revitalisasi terminal penumpang, penataan jalan kawasan pelabuhan, pembangunan saluran drainase serta gorong-gorong beton.

BACA JUGA :  Tiga Terdakwa Kasus Tipikor Proyek Galvanis Divonis Lebih Rendah dari Tuntutan JPU

Saat ini, lanjut Ellingkari, Pelindo juga tengah melaksanakan rehabilitasi berat Dermaga 1 Multipurpose Gunungsitoli yang ditargetkan selesai sebelum akhir tahun 2026.

“Pelindo terus melakukan transformasi dan perbaikan secara bertahap dan menyeluruh, termasuk perubahan sistem pembayaran menjadi elektronik sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan. Langkah ini juga sejalan dengan Program Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). Bahkan, sistem autogate di bawah pengelolaan Pelindo telah diterapkan sejak 2019 di 59 pelabuhan di seluruh Indonesia”, Ungkapnya

BACA JUGA :  Desa Amplas jadi Percontohan Sadar BPJS, Kades Edi Purwanto Ajak Warga Daftar jadi Peserta
          Foto : Area Pelabuhan Angin Gunungsitoli

Ellingkari Hulu menambahkan bahwa penerapan transaksi cashless di area Pelabuhan Gunungsitoli merupakan bentuk komitmen Pelindo dalam meningkatkan pelayanan sekaligus memperlancar arus operasional kendaraan dan penumpang di kawasan pelabuhan.

Sebelum diberlakukan, Program digitalisasi transaksi tersebut telah disosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan dan pengguna jasa pelabuhan.

Melalui sistem baru ini, Segala jenis Pembayaran (Pas Penumpang, Pas Kendaraan, maupun Pas Masuk Pelabuhan) dapat dilakukan menggunakan kartu debit, uang elektronik (e-money), serta pembayaran digital berbasis QRIS. Metode tersebut dinilai lebih cepat, praktis, aman, dan efisien dalam mendukung layanan transportasi serta pelayanan publik.

BACA JUGA :  Kejari Sibolga Ingatkan Aparat Desa Untuk Transparan Kelola Anggaran Desa

Ellingkari berharap penerapan sistem pembayaran non tunai dapat semakin meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam bertransaksi sekaligus mendorong pemanfaatan layanan keuangan digital diwilayah Kepulauan Nias.

“Dengan penerapan sistem cashless ini, Kami berharap masyarakat semakin terbiasa menggunakan transaksi non tunai sehingga pelayanan di Pelabuhan Gunungsitoli menjadi lebih cepat, aman, dan modern”, Tutup Ellingkari Hulu.

Pelabuhan Angin Gunungsitoli yang dikelola Pelindo merupakan salah satu pelabuhan utama di Kepulauan Nias yang setiap hari melayani kapal RoRo dengan rute Gunungsitoli–Sibolga dan Gunungsitoli–Singkil (PP), baik untuk angkutan penumpang maupun kendaraan.