Jasa Raharja, RS Eshmun, dan Gojek Gelar Pelatihan PPGD untuk Mitra Driver di Medan

MEDAN – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menangani kecelakaan lalu lintas terus dilakukan oleh PT Jasa Raharja. Kali ini, PT Jasa Raharja Cabang Sumatera Utara berkolaborasi dengan Eshmun Medical Center dan Gojek menggelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) di Komplek CBD Polonia Medan, Rabu (13/8).

 

Pelatihan ini diikuti oleh puluhan mitra driver Gojek yang sehari-hari beraktivitas di jalan raya dan berpotensi menjadi pihak pertama yang menemukan korban kecelakaan. Dengan adanya bekal keterampilan PPGD, para mitra diharapkan dapat memberikan pertolongan pertama secara tepat, sebelum korban mendapatkan penanganan medis lanjutan di rumah sakit.

BACA JUGA :  Dialog di TVRI, Kajati Sumut Tegaskan Tidak Ada Tempat Yang Aman Bagi DPO

 

Materi yang diberikan mencakup penanganan korban tidak sadarkan diri, cara memindahkan korban dengan aman tanpa menimbulkan cedera tambahan, serta praktik resusitasi jantung paru (RJP) sebagai tindakan darurat yang dapat menyelamatkan nyawa. Seluruh sesi dipandu langsung oleh tim medis profesional dari Eshmun Medical Center menggunakan metode simulasi, sehingga peserta tidak hanya memahami teori tetapi juga dapat mempraktikkan prosedur secara langsung.

 

Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sumatera Utara, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja dalam mendukung keselamatan berlalu lintas dan menekan angka fatalitas korban kecelakaan.

BACA JUGA :  Dari Acara Mudik Aman, Keluarga Nyaman : Korlantas POLRI Bersama PT Jasa Raharja dan Stakeholder Lainnya Siap Kawal Arus Mudik dan Balik Idulfitri 2025

 

“Mitra ojek online adalah garda terdepan di jalan raya. Dengan keterampilan PPGD, mereka dapat menjadi penolong pertama yang berperan penting menyelamatkan nyawa korban kecelakaan,” ujarnya.

 

Sementara itu, perwakilan Eshmun Medical Center menegaskan bahwa pelatihan ini dirancang sesuai standar medis internasional dan diharapkan bisa meningkatkan keberanian serta ketepatan peserta dalam bertindak di situasi darurat. Gojek pun menyambut baik inisiatif ini karena sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan mitra dan pengguna layanan di jalan raya.

 

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi. Banyak di antara mereka yang baru pertama kali mencoba melakukan resusitasi jantung paru, namun dengan arahan instruktur berhasil mempraktikkannya dengan benar. Salah satu mitra driver bahkan mengungkapkan bahwa pelatihan ini membuat dirinya lebih percaya diri jika suatu saat dihadapkan pada kondisi darurat di jalan.

BACA JUGA :  Bayar Pajak Lebih Mudah, Perlindungan Lebih Pasti, Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik

 

Melalui sinergi antara Jasa Raharja, RS Eshmun, dan Gojek, diharapkan semakin banyak pihak yang memiliki keterampilan dasar pertolongan darurat. Ke depan, kegiatan serupa rencananya akan terus diperluas agar semakin banyak masyarakat, khususnya pengemudi transportasi umum dan daring, yang siap menjadi penolong pertama di jalan raya. (Red)