Jasa Raharja Gelar Program Penanganan Pertama Gawat Darurat di SMK Negri 3 Tebing Tinggi

TEBING TINGGI – Dalam upaya menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar dan tenaga pendidik, Jasa Raharja Cabang Tebing Tinggi menggelar Program Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Keselamatan Lalu Lintas di SMK Negeri 3 Tebing Tinggi, Senin (12/11).

 

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran guru dan siswa SMK Negeri 3 Tebing Tinggi, dengan menghadirkan narasumber dari Jasa Raharja Cabang Tebing Tinggi, Staf Admin Pelayanan, Nico.

BACA JUGA :  Rapat Koordinasi FKLLAJ Kabupaten Langkat, Persiapan PAM Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

 

Dalam sambutannya, Nico menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Jasa Raharja dalam mendukung program nasional keselamatan jalan serta menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di lingkungan sekolah.

 

“Guru memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Melalui program ini, kami berharap pesan keselamatan bisa diteruskan kepada para siswa dan masyarakat luas,” ujar Nico.

BACA JUGA :  Persiapan Nataru Tahun 2024, Anggota FKLL Provinsi Sumatera Utara Laksanakan Rapat Koordinasi

 

Ia menambahkan, pendidik yang memiliki kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan dapat menjadi teladan dalam menanamkan nilai disiplin dan tanggung jawab sejak dini.

 

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan membangun kesadaran dari sekolah, kita menyiapkan generasi muda yang cerdas dan peduli terhadap keselamatan berlalu lintas,” imbuhnya.

 

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab seputar peran Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan kepada korban kecelakaan lalu lintas, serta pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menekan angka kecelakaan di wilayah Tebing Tinggi.

BACA JUGA :  Korlantas Polri dan PT Jasa Raharja Lanjutkan Survei Jalur di Jawa Timur dan Jawa Tengah, Singgahi Pertigaan Mengkreng di Kediri dan Solo

 

Melalui Program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas, Jasa Raharja berharap sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga pemerintah dapat terus diperkuat dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan. (Red)