Curi Mesin Kopi, Mantan Karyawan Warkop Agam Ditembak Polisi

MEDAN  Kesal dipecat dari kerjaan, Al Ikhramullah, 30 tahun, nekat mencuri mesin kopi di warkop Agam, Jalan AR Hakim, Pasar Merah Timur, Medan Area.

Setelah sebulan lebih berlalu, pria asal Dusun Daya Bakrie, Desa Dayah Daboh, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar itu akhirnya berhasil ditangkap. Polisi juga menembak kakinya karena berupaya kabur saat dilakukan pengembangan.

BACA JUGA :  FGD HUT Lantas Ke-69 Meningkatkan Pelayanan ke Masyarakat Menuju Indonesia Maju

Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Dian Pranata Simangunsong menjelaskan, aksi pencurian itu dilakukan pelaku, Senin (17/3/2025). Akibatnya pemilik warkop, Efendi, 50 tahun mengalami kerugian Rp 12 juta dan membuat laporan ke Polsek.

“Dari laporan itu kita lakukan penyelidikan. Lalu kita mendapat informasi bahwa pelaku sedang berada di sebuah warkop,” katanya, Jumat (25/4/2025).

BACA JUGA :  Purefit Penjernih Udara Sharp Raih The Best Home Appliance Versi Reviewers Choices Gadget Squad 2023

Polisi pun melakukan undercover buy dengan berpura-pura nongkrong di warkop Rezeki Cak Ijal, di Jalan Karya Jaya itu sembari memesan beberapa gelas kopi. Setelah melihat keberadaan pelaku, polisi langsung melakukan penangkapan, Kamis (24/4/2025) dinihari.

“Pelaku memang tinggal di warkop itu sembari bekerja,” tuturnya.

Dari pengakuannya, lanjut mantan Kapolsek Sei Tualang Raso itu, pelaku mengaku sakit hati karena dipecat di tempat korban. Akhirnya, ia merencanakan aksi pencurian saat suasana warkop sedang sepi.

BACA JUGA :  Pastikan Arus Balik Idulfitri 2025 yang Aman, Nyaman, dan Berkeselamatan, Kapolri dan Para Stakeholder Operasi Ketupat 2025 Resmikan Pelaksanaan One Way Nasional di KM 414 Kalikangkung

“Katanya karena sakit hati dipecat. Jadi sebelum pergi dicurinya mesin itu,” ujarnya. (RED)