Cegah Kecelakaan Pelajar, Jasa Raharja Sebar Imbauan Keselamatan Lewat SMS Blast

MEDAN – Dalam upaya meningkatkan keselamatan pelajar di jalan raya, Jasa Raharja Pematangsiantar kembali mengirimkan pesan imbauan keselamatan melalui layanan SMS blast.

 

Pesan tersebut menekankan pentingnya tidak naik di atas atap angkutan umum (angkot) yang kerap dilakukan sebagian pelajar saat pulang atau berangkat sekolah.

 

Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya laporan perilaku berisiko di kalangan pelajar yang memanfaatkan angkot secara tidak aman. Kondisi tersebut tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga pengguna jalan lain.

BACA JUGA :  Jasa Raharja Raih Penghargaan di Indonesia Regulatory Compliance Awards 2025, Bentuk Apresiasi atas Komitmen terhadap Kepatuhan

 

Kepala Jasa Raharja Pematangsiantar Bapak Berman S Hutapea menjelaskan bahwa edukasi keselamatan tidak boleh hanya dilakukan melalui sosialisasi tatap muka, tetapi juga perlu menjangkau masyarakat lebih luas melalui teknologi. Ia mengatakan bahwa melalui SMS blast, pesan keselamatan bisa diterima langsung oleh orang tua dan pelajar, sehingga diharapkan kesadaran akan pentingnya keselamatan semakin meningkat.

BACA JUGA :  Sembelih 955 Hewan Kurban, PGN Group Berbagi Berkah dan Kebahagiaan di Iduladha 1446

 

Dalam pesan singkat yang dikirimkan, Jasa Raharja menegaskan bahwa selamat sampai rumah lebih keren daripada viral jatuh dari atap angkot. Selain itu, perilaku tersebut juga melanggar aturan lalu lintas dan dapat dikenai sanksi.

 

Upaya ini mendapat dukungan dari pihak sekolah dan orang tua murid. Banyak pihak berharap kampanye keselamatan berbasis teknologi seperti ini dapat terus diperluas, sehingga angka kecelakaan yang melibatkan pelajar dapat diminimalkan.

BACA JUGA :  Pasca Ditangkapnya ESG, Desa Durin Simbelang Terbebas dari Narkoba dan Judi. Warga Pancur Batu : "Terima kasih Bapak Kapolda Sumut"

 

Dengan gencarnya edukasi yang dilakukan berbagai pihak, Jasa Raharja berharap kesadaran berlalu lintas pelajar semakin meningkat dan mereka dapat menjadi pelopor keselamatan di lingkungan masing-masing. (Red)