Bobby Nasution Minta Semua Pemangku Kepentingan agar Memikirkan Kondisi di Tengah Masyarakat

MEDAN – Bobby Nasution meminta semua pihak pemegang kepentingan fokus kepada pengentasan persoalan yang dialami masyarakat.

Hal itu disampaikan saat ditanya wartawan terkait isu pemakzulan Wapres Gibran Rakabuming Raka terkait polemik ijazah.

Bobby mengatakan jika saat ini yang perlu dipikirkan dan diutamakan adalah masyarakat. Saat ini, kata Bobby, masih banyak masyarakat yang kondisinya kesulitan dan mengeluhkan kebutuhan dasar.

BACA JUGA :  Catatan Polri : 429 Orang Meninggal Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2024

“Ya hari ini yang perlu kita pikirkan itu masyarakat ya, masyarakat hari ini masih banyak yang kondisinya kesulitan, masih banyak masyarakat yang mengeluhkan kebutuhan-kebutuhan dasarnya, saya rasa harus diutamakan itu,” kata Bobby Nasution di Kantor Gubsu Jumat (9/10/2026).

Sebelumnya, Gubsu Bobby terlihat hadir pada kegiatan Pengukuhan Perwakilan Gubernur BI di Sumut yang langsung dihadiri Gubernur BI.

BACA JUGA :  Di Malam Lepas Sambut Pangdam I/BB, Wali Kota Medan Berikan Cendera Mata Kepada Mayjen TNI A Daniel Chardin

Pada kesempatan itu Gubsu Bobby mengungkapkan,pembangunan Sumatera Utara tidak bisa hanya mengandalkan kerja pemerintah daerah. Dibutuhkan kolaborasi, kebersamaan, dan partisipasi seluruh pemangku kepentingan agar program pembangunan berjalan efektif dan manfaatnya dirasakan masyarakat.

Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Bank Indonesia menjadi salah satu bentuk kolaborasi yang dinilai penting, terutama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, penguatan sektor pendidikan, serta berbagai program pembangunan daerah.

BACA JUGA :  Pertemuan Bulanan TP PKK, Kahiyang Ayu: Jalankan 10 Program Pokok & Suskeskan Program Pemko Medan

Semangat kolaborasi tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan bukan hasil kerja satu pihak, melainkan buah dari komitmen dan kontribusi bersama seluruh elemen yang terlibat. (Red)