Foto : Saat DPRD Nias Bertemu Dengan Management RSU Thomsen Nias
NIAS – Dalam rangka menyikapi polemik terkait kekosongan Dokter spesialis dan isu tidak dibayarkannya insentif atau jasa pelayanan tenaga medis serta keluhan publik terkait pelayanan kesehatan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nias melakukan inpeksi mendadak (sidak) dengan menyambangi Rumah Sakit Umum (RSU) Thomsen Nias, Sumatera Utara. Kamis (18/9/2025)
“Kunjungan sidak kami di Rumah Sakit ini mendasari laporan masyarakat dan informasi yang beredar. Jadi kami mau cek langsung dilapangan dengan tujuan untuk memperoleh informasi yang benar dan akurat”, Ucap Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Nias (Rahmat Ndruru) Kepada wartawan Usai melakukan sidak.
Rahmat memberitahu adapun permasalahan yang ingin dicek yakni terkait buruknya pelayanan kesehatan dan adanya informasi sejumlah tenaga medis yang tidak bekerja akibat terpicu tidak terbayarkannya jasa pelayanan. Sehingga menyebabkan penutupan sementara poli bedah dan menjadi polemik yang memicu keresahan masyarakat.
Dari hasil sidak, lanjut dia, DPRD menemukan pengelolaan dan manajemen yang tidak searah, sehingga mengindikasikan adanya polemik antara pihak manajemen rumah sakit dan tenaga medis.
Rahmat juga menyayangkan adanya penutupan sementara poli bedah akibat ketiadaan tenaga medis. Dia meminta Management Rumah Sakit untuk mengaktifkan kembali poli bedah karena sangat dibutuhkan masyarakat.
Terkait tindak lanjut pasca kunjungan sidak, DPRD Kabupaten Nias berencana akan memanggil seluruh pihak terkait dalam pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP).
“Saat ini penjelasan masih sepihak, Kami akan gelar RDP minggu depan. Kita akan panggil Direktur Rimah Sakit, dan Tenaga medis. Serta melibatkan BPJS Kesehatan”, Terang Rahmat
Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nias (Maspena Gulo) yang turut membenarkan bahwa pihaknya akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP).
Menurutnya jika polemik tersebut dibiarkan tanpa solusi yang memadai, Maka dikhawatirkan berdampak terhadap pelayanan kesehatan masyarakat dan marwah Pemerintah Kabupaten Nias.
“Dalam RDP itu nanti terungkap semua apa yang menjadi poin permasalahannya. Harus ada pihak yang dimintai pertanggungjawaban. Kita mau cari solusinya, agar polemik ini tidak terus membebani masyarakat”, Pungkasnya
“Masalah ini tidak akan mencuat dan meresahkan, Jika Direktur Rumah Sakit mampu menyelesaikannya secara internal. Namun fakta yang terjadi hingga kini polemik malah terus berlarut-larut”, Ungkap Maspena
Pada kunjungan sidak tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Nias (Pinta Anugerah Ndruru dan Bobiwan Saputra Ndruru) juga turut mendesak pihak Management Rumah Sakit untuk sesegera mungkin menyelesaikan persoalan internal tersebut dengan menemukan solusi yang tidak merugikan berbagai pihak dan tidak melanggar ketentuan.
Pantauan dilapangan, Kunjungan sidak DPRD Kabupaten Nias didampingi Sekwan dan Staf hanya diterima oleh sejumlah pejabat Management RSU Thomsen Nias.
“Saat ini Bu Direktur tengah ada agenda dinas luar. Pertemuan ini akan kami laporkan kepada Pimpinan”, Ucap KTU RSU Thomsen Nias (Rini Ndruru) Saat dikonfirmasi Wartawan.
(Rama)
