GUNUNGSITOLI – Pelaksanaan Konferensi Cabang Ke IV Nahdlatul Ulama (NU) Kota Gunungsitoli Tahun 2025, akhirnya menetapkan Rois Syuriah (KH. Abdul Hadi Caniago. SH) dan Ketua Tandfiziyah (Ustadz Ahmad Asy’ari Polem, A.md) sebagai nahkoda baru Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Gunungsitoli Masa Bakti 2025-2030.

Dalam pelaksanaan konfercab 2025 yang sidangnya langsung dipimpin oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) yakni Katib Syuriah PBNU (KH. Sarmidi Husna, MA) selaku Ketua Sidang, didampingi Wakil Ketua PWNU Sumatera Utara (Dr. H. Masdar Limbong, M.Pd) dan Wakil Sekretaris PWNU Sumatera Utara (H. Muas Daulay, M.Pd) terlaksana di Aula Serbaguna Makodim 0213 Nias, Gunungsitoli, Sumatera Utara.
“Pelaksanaan konfercab 2025 di Kota Gunungsitoli ini sah dan sesuai AD/ART. Bahkan telah disetujui langsung oleh PBNU. Saya diberikan mandat oleh Ketua Umum PBNU untuk memimpin langsung sidang. Konfercab Ini spesial, karena satu-satunya di Sumut yang konfercabnya langsung Pengurus Pusat yang pimpin”, Ucap Katib Syuriah PBNU (KH. Sarmidi Husna, MA) kepada wartawan. Minggu (3/8/2025)
KH. Sarmidi menambahkan bahwa pelaksanaan Konfercab ini diawali dengan pengesahan tata tertib, Sidang Laporan Pertanggungjawaban PCNU sebelumnya, Sidang Komisi, serta Pemilihan Rois Syuriah yang terpilih (KH. Abdul Hadi Caniago, SH) dan Pemilihan Ketua Tandfiziyah oleh Majelis Wakil Cabang (MWC) yang terpilih (Ustadz Ahmad Asy’ari Polem, A.md).
“Mewakili PBNU, Kami berharap Nahkoda baru di PCNU Kota Gunungsitoli dapat merangkul seluruh pihak dan mampu komitmen dalam menjalankan program NU yang bermanfaat untuk masyarakat”, Imbuhnya

Sebelumnya, Ketua PWNU Sumatera Utara (Dr. H. Marahalim Harahap, M.Hum) dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Konfercab 2025 ini merupakan usulan dari PWNU demi terselenggaranya roda organisasi NU di Kota Gunungsitoli.
Marahalim juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak termasuk Badan Otonom NU yang hadir (Muslimat NU, Fatayat NU, IPNU & IPPNU).
“Kehadiran kami (PWNU SUMUT) dalam konfercab 2025 ini adalah sebuah legitimasi. Harapan kami semoga berjalan baik. Terima kasih kepada seluruh Banom NU yang hadir, Kecuali GP Ansor yang enggan tidak hadir”, Ucap Marahalim
Sedangkan Demisioner Ketua PCNU Kota Gunungsitoli (Hamdan Telaumbanua. SH) menyampaikan bahwa tugas yang diemban selama menahkodai PCNU telah dijalankan dengan baik dan PCNU berhasil menjadi mitra strategis Pemerintah dan bagi seluruh ummat islam juga masyarakat Kota Gunungsitoli dari berbagai suku dan agama.
Dalam pelaksanaan Konfercab ini, Hamdan menyampaikan dirinya tidak mencalonkan diri dan tidak bersedia dicalonkan sembari menyarankan agar pemilihan nahkoda baru dilakukan melalui Musyawarah Mufakat.
“Saya tidak mencalon dan tidak mau dicalonkan. Saya harap pemilihan ini berjalan lancar”, Harapnya
Pelaksanaan Konfercab NU 2025 ini dihadiri oleh seluruh Forkopimda, Jajaran Kantor Kementerian Agama Kota Gunungsitoli, serta Ormas Islam lainnya (Muhammadiyah, KAHMI dan BKPRMI).
