DPRD Medan akan Gelar RDP soal Distribusi Air Tirtanadi yang Dikeluhkan Warga Johor

MEDAN – Pelanggan air bersih dari Perumda Tirtanadi Maslina Siregar keluhkan krisis air bersih selalu macet dan menetes. Warga Eka Jaya 2 lingkungan 2 Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor itu mengaku kesulitan air bersih untuk kebutuhan sehari hari.

“Untuk keperluan air wuduk mau sholat saja susah, begitu juga untuk kebutuhan masak dan cuci mandi,” terang Masliana kepada wartawan kemarin.

BACA JUGA :  Raker DPRD Kota Medan, Kemendagri Ingatkan Jangan Ada Ranperda 'Berulangtahun'

Menurut Masliana, kriris air bukan hanya dirumahnya saja. Tetapi seluruh warga di lingkungan 2 mengalami hal yang sama. “Warga kekurangan air bersih, kami terpaksa membeli air isi ulang memenuhi kebutuhan sehari hari,” ucapnya.

Masih pengakuan Masliana, distribusi air dari Perumda Tirtanadi sudah berlangsung lama. “Sudah bertahun, tetapi beberapa bulan terakhir ini paling parah. Kalau kita buka kran, hanya suara angin yang keluar,” akunya.

BACA JUGA :  Satreskrim Polrestabes Medan  Amankan 16 Remaja Genk Motor

Menyikapi keluhan warga, anggota Komisi III DPRD Medan Mulia Syahputra Nasution SH MM kepada wartawan, Selasa (6/6/23) mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami warga.

Untuk itu, Mulia mengatakan pihaknya (red-Komisi III DPRD Medan) akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama stakholder terutama Perumda Tirtanadi. Karena menurut Mulia, krisis air bersih bukan hanya di Gedung Johor.

BACA JUGA :  Terima Info Warga, Ihwan Ritonga Cek Kondisi 2 Wanita Tua Renta yang Tinggal Berdua di Rumah Kontrakan Denai

“Harapan kita Pemko Medan dan Tirtanadi dapat menyikapi dan berkolaborasi mencari solusi. Sehingga warga segera terhindar dari krisis air bersih,” paparnya. (Red)