TribunMerdeka, Stabat – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Langakat menggelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif di Sobat Bagus Stabat, Senin (19/9/2022) pagi. Kegitan itu dilaksanakan, untuk mengedukasi masyarakat agar tidak ada politisasi SARA dalam pemilu mendatang.

Hal itu disampaikan Komisioner Bawaslu Langkat Riono Hardiman di sela kegiatan tersebut. “Kegiatan ini dalam rangka mengajak masyarakat seluas – luasnya, membantu Bawaslu Langkat. Tujuannya agar sama – sama mengawasi dan menjadi mitra dalam menjalankan tugas kami,” tutur Riono.
Harapannya, kata pria ramah itu, peserta dapat memahami tentang mekanisme pemilu. Sekaligus, peserta dapat memberikan imbauan moral kepada masyarakat. Bahwasaannya, Bawaslu tetap berupaya agar kedepannya tidak ada politisasi SARA.
Termasuk juga untuk meminimalisir informasi HOAX di media sosial. Hal yang terpenting adalah, meminimalisir mony politic (pilitik uang). “Hal penting yang kita sampaikan dalam kegiatan ini, termasuk upaya meminimalisir politik uang,” tandas Riono.

Pada kesempatan itu, tokoh masyarakat, tokoh agama, mahasiswa dan perwakilan dari Pemkab Langkat turut hadir di sana. Harapannya, para peserta dapat berperan aktif membantu Bawaslu untuk menciptakan Pemilu yang nyaman dan kondusif. (Ahmad)
