Selama 2024, Kejari Gunungsitoli Raih Pencapaian Gemilang.

GUNUNGSITOLI – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungsitoli, Sumatera Utara, paparkan pencapaian kinerjanya sepanjang tahun 2024 di berbagai bidang.

Prestasi ini mencerminkan dedikasi dan komitmen institusi dalam mewujudkan keadilan serta pelayanan publik yang prima.

Hal itu disampaikan Kepala Kejari Gunungsitoli melalui Kepala Seksi Intelijen (Sulaiman Rifai Harahap. SH) kepada wartawan. Kamis (2/1/2025)

“Sepanjang tahun 2024, Bidang Pembinaan berhasil mencapai realisasi anggaran sebesar 98,83% dengan peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga 322%”, Katanya

Sulaiman juga membeberkan bahwa ada 350 unit Barang Milik Negara (BMN) telah ditetapkan status penggunaannya (PSP), dan dua hibah berupa tanah dan bangunan telah disertifikatkan.

Dalam Bidang Pidana Khusus (PIDSUS), Pengembalian kerugian negara sebesar Rp1.839.609.116 berhasil dipulihkan melalui denda dan uang pengganti. Kejaksaan Negeri Gunungsitoli juga menangani 25 pengaduan terkait tindak pidana korupsi pada Semester I dan Semester II. Bidang Pidsus Kejaksaan Negri Gunungsitoli juga meraih Peringkat II (dua) atas Pencapaian Kinerja dan Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi terbaik Kejaksaan Negeri Tipe-B Sewilayah Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

BACA JUGA :  Korupsi di PT AP II Cabang Kualanamu, Kejati Sumut Tahan 4 Tersangka Korupsi, Rugikan Negara Rp 5,7 Miliar

Program keadilan restoratif juga diterapkan dengan sukses, di mana 9 (sembilan) dari 10 (sepuluh) perkara yang diusulkan berhasil diselesaikan secara damai. Serta telah dilakukan eksekusi terhadap 75 Barang Bukti sepanjang tahun 2024. Selain itu, 86 sidang online telah dilaksanakan untuk mendukung kelancaran proses hukum. Bidang Pidum Kejaksaan Negri Gunungsitoli juga meraih Peringkat III (tiga) atas Penyelesaian Perkara berdasarkan Keadilan Restoratif Periode Januari s/d Desember 2024.

Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (DATUN) menunjukkan kontribusi signifikan melalui 300 SKK non-litigasi,3 SKK litigasi Bantuan Hukum Perdata/TUN, 20 SKK Litigasi Penegakan Hukum, 7 Pelayanan Hukum dan 37 Kegiatan Pendampingan Hukum. Kejaksaan Negeri Gunungsitoli berhasil melakukan Pemulihan keuangan negara sebesar Rp214.731.076 dan menandatangani 6 MoU strategis untuk memperkuat kolaborasi dengan instansi pemerintah dan swasta.

BACA JUGA :  Prabowo Lantik 500 Komcad Buat Jaga IKN

Bidang Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PAPBB) mencapai penyelesaian pengelolaan barang bukti dengan pemusnahan sebesar 100%, selain itu Lelang dan Penjualan langsung Barang Bukti sebesar Rp.224.323.160, pendapatan PNBP dari barang bukti pidana umum mencapai Rp11.514.000, PNBP dari Penyelamatan Kerugian Keuangan Negara dari bidang Pidana Khusus sebesar Rp1.839.609.116 dan total keseluruhan sebesar Rp.2.075.446.276 serta Barang bukti yang tidak memiliki nilai ekonomis juga telah dimusnahkan sesuai prosedur.
Sebagai bagian dari Program Prioritas Nasional, Kejaksaan Negeri Gunungsitoli aktif dalam edukasi hukum dan penanganan stunting. Pelaksanaan Peduli Stunting dilaksanakan di 6 (Enam) Sekolah Dasar dan 7 (Tujuh) UPTD Puskesmas, sebagaimana siswa sekolah dasar dan ratusan balita turut hadir dalam pelaksanaan Peduli Stunting Kejaskaan Negeri Gunungsitoli.

BACA JUGA :  Jasa Raharja Gelar Program 'Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas' di SMA Juanda Kec Tebing Tinggi

Dalam pengembangan SDM, 17 pegawai telah mengikuti pelatihan Diklat, dengan 4 pegawai menerima kenaikan pangkat. Penghargaan juga didapatkan Kejaksaan Negeri Gunungsitoli sebagai Peringkat III (tiga) atas Hasil Penilaian WBK/WBBM, Temuan Inspeksi Umum/Inspeksi Khusus pada Satuan Kerja Tingkat Kejaksaan Negeri di Wilayah Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Melalui hibah strategis dari Pemda Kota Gunungsitoli, Kejaksaan menerima tanah dan bangunan penting yang kini digunakan untuk operasional kantor. Di sisi lain, nilai-nilai inti Ber-AKHLAK diimplementasikan dalam setiap aspek pelayanan publik, tercermin dalam indeks kinerja layanan yang mencapai 104,63%.

“Kejaksaan Negeri Gunungsitoli berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung pembangunan nasional melalui program-program inovatif dan kolaboratif”, Terang Sulaiman