Jasa Raharja Perkuat Sinergi Keselamatan, Dukung Ramp Check Operasi Keselamatan Toba 2026 di Pematangsiantar

PEMATANGSIANTAR – Jasa Raharja Cabang Pematangsiantar turut menghadiri kegiatan ramp check angkutan penumpang yang diselenggarakan oleh Sat Lantas Polres Pematangsiantar dalam rangka Operasi Keselamatan Toba 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 3 Februari 2026, pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di Terminal Tanjung Pinggir, Kota Pematangsiantar.

Kegiatan ramp check ini bertujuan memastikan kelaikan operasional kendaraan angkutan umum, mulai dari aspek teknis kendaraan, kelengkapan administrasi, hingga kesiapan pengemudi. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya terpadu untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna transportasi publik.

BACA JUGA :  Pemprov Sumut Buka Penjaringan Calon Anggota Komisi Informasi 2026-2030

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Kepala Dinas Perhubungan Pemko Pematangsiantar, Kepala Dinas Kesehatan Pemko Pematangsiantar, Kepala Terminal Tanjung Pinggir, serta Kepala Jasa Raharja Perwakilan Pematangsiantar yang diwakili oleh Penanggungjawab Samsat Pematangsiantar Bapak Rudi Ardiansyah .

Sinergi lintas instansi ini menjadi bukti komitmen bersama dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan.

Kepala Jasa Raharja Perwakilan Pematangsiantar melalui Penanggungjawab Samsat Pematangsiantar Bapak Rudi Ardiansyah menyampaikan bahwa keterlibatan Jasa Raharja dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab negara dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat.

BACA JUGA :  Dinas Sosial Provsu Lepas 31 Anak Asuh ke Ortu dan Wali sekaligus Penyerahan Sertifikat

“Keselamatan tidak bisa dikerjakan sendirian. Ia seperti orkestra—Polisi mengatur irama, Dishub memegang tempo, Dinas Kesehatan menyiapkan penolong, dan Jasa Raharja memastikan negara hadir ketika musibah tak sempat kita hindari,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, petugas melakukan pemeriksaan kondisi rem, lampu, ban, serta kelengkapan surat-surat kendaraan dan kepesertaan jaminan kecelakaan. Pengemudi juga diberikan edukasi mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas dan kepatuhan terhadap standar keselamatan.

BACA JUGA :  Hadiri Kongres Nasional ke-IX KSPSI-FTI 1973 di Banten, Bambang SH : Mari Berperan Selesaikan Masalah Ketenagakerjaan

Operasi Keselamatan Toba 2026 diharapkan mampu meningkatkan kesadaran seluruh pengguna jalan, khususnya pengusaha dan awak angkutan umum, agar menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban administratif.

Dengan kolaborasi yang kuat, masyarakat Pematangsiantar diharapkan dapat menikmati layanan transportasi yang lebih aman dan manusiawi—karena pulang selamat jauh lebih membanggakan daripada ngebut tapi jadi bahan rapat evaluasi. (red)