Upaya bersama pulihkan desa terdampak banjir bandang di Tapsel

Tapanuli Selatan – Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, POLRI, Brimob, dan BBWS Wilayah II Sumatera berjibaku membersihkan material sisa banjir bandang yang melanda Desa Kota Tua dan Desa Simaninggir di Kecamatan Tano Tombangan Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Jumat (20/12).

Banjir bandang yang terjadi pada Rabu (18/12) itu diperkirakan membawa ribuan kubik lumpur, tambah batang kayu, bebatuan dan sampah, menyisakan kerusakan di jalan utama, jalan lingkar, dan rumah ibadah.

BACA JUGA :  Rapat Koordinasi Angkutan Lebaran 2026: Sumut Siap Layani 4,5 Juta Pergerakan, Rampcheck hingga Posko Terpadu Disiapkan

“Pembersihan dilakukan dengan menggunakan dua unit alat berat milik BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Wilayah II Sumut, serta secara manual oleh para petugas dan relawan,” ujar Plt.Kepala Pelaksana BPBD Tapsel, Puput Mashuri.

Ia menyatakan proses ini menjadi langkah penting untuk memulihkan akses dan membersihkan fasilitas umum yang terdampak.

BACA JUGA :  Server Judi Online Berada di Luar Negeri, Begini Langkah Polri Menindaklanjutinya

Kegiatan ini menunjukkan kolaborasi lintas instansi dan gotong royong masyarakat dalam menghadapi dampak bencana. “Kami bekerja semaksimal mungkin untuk membersihkan area terdampak agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal,” ujarnya.

Hingga kini, proses pembersihan masih terus berlangsung, mengingat banyaknya material yang harus disingkirkan. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah tersebut.

BACA JUGA :  Pj Bupati Palas Pimpin Touring Wisata ke Candi Jorang Balanga dan Candi Sipamutung

“Banjir bandang ini juga menjadi pengingat pentingnya mitigasi bencana dan sinergi dalam menghadapi situasi darurat,” kata Mashuri dikutip dari Antara. (red/ant)