Upal Diduga Beredar Di Gunungsitoli, Polisi : Masih Lidik & Pelaku Diburu.!

GUNUNGSITOLI – Viral dijejaring sosial sebuah video yang diunggah melalui akun Facebook “Eva Zai” tepatnya di Desa Tetehosi Ombolata, Kecamatan Gunungsitoli Selatan (arah Nias Tengah) Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, yang menunjukkan sebuah kertas berbentuk uang 100 ribu sebanyak tujuh lembar milik seorang pedagang buah-buahan durian dan petai yang diduga uang palsu.

Dalam video berdurasi dua menit dua puluh delapan detik (2:28) dan telah di disukai oleh ribuan akun serta dibagikan juga dikomentari oleh ratusan akun facebook, Pemilik akun FB (Eva Zai) memberitahu bahwa tujuh lembar kertas berbentuk uang seratus ribu itu adalah uang palsu yang dia terima dari seorang wanita pedagang yang kebetulan menangis – nangis disaat pemilik akun FB “Eva Zai” sedang singgah memakan durian.

BACA JUGA :  Kurang Dari 24 Jam, Polsek Simpang Empat Tangkap Pelaku Pencurian dengan Kekerasan di Puncak Gundaling

“Uang seratus ribu tapi palsu. Beredar di Gunungsitoli ya. Orangnya beli durian, Terus dia minta tukar uang. Ini uang palsunya tujuh ratus ribu”, Ucap pemilik akun FB (Eva Zai) sembari menunjukkan lembaran kertas berbentuk uang tersebut dalam videonya.

Menanggapi isu tersebut, Kepolisian Resort Nias bergerak cepat dan tengah melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku.

BACA JUGA :  Jasa Raharja Tebing Tinggi dan RS Sari Bhayangkara Tebing Tinggi Gelar Pelatihan PPGD Bersama Guru dan Siswa SMA Musda Kec Perbaungan

“Kami sudah monitor dan kami sedang melaksanakan lidik”, Ucap Kapolres Nias (AKBP LUTHFI, SIK) ketika dihubungi Tribun Merdeka via telepon seluler. Rabu (29/11/2023)

Lanjut Kepada Tribun Merdeka, Plt Kasi Humas Polres Nias (AIPDA Restu Gulo) juga menambahkan bahwa pihak Kepolisian belum menerima laporan resmi dari korban, Namun Tim Polres Nias langsung bergerak cepat dengan menghimpun informasi dilapangan.

BACA JUGA :  Buka Pelatihan Jurnalistik Digital, Dedi Iskandar Batubara: Sampaikan Al Washliyah Secara Utuh ke Masyarakat

“Saat ini Tim Polres Nias sudah langsung bergerak melakukan penyelidikan terkait informasi ini dan memburu terduga pelaku. Terimakasih”, Kata Restu saat dihubungi Via Whatsapp. Rabu (29/11/2023)

(R)