LUBUK PAKAM – Suasana religius dan penuh keakraban mewarnai pelataran Masjid Agung Sultan Thaf Sinar Basarsyah, Kecamatan Lubuk Pakam, Jumat siang (27/02/2026). Usai menunaikan ibadah salat Jumat berjamaah, Bupati Deli Serdang, dr. Asri Ludin Tambunan, tak langsung beranjak meninggalkan kompleks masjid. Momen tersebut justru dimanfaatkannya untuk berdialog langsung dengan sejumlah warga yang hadir, menciptakan interaksi hangat antara pemimpin daerah dan masyarakatnya.
Di antara puluhan jamaah yang masih bertahan di pelataran masjid, dua sosok menarik perhatian Bupati. Mereka adalah H. Nurdin Barus (60), seorang tokoh masyarakat yang disegani dari Kecamatan Galang, dan Rahmadsyah (55), seorang pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) asal Kecamatan Batang Kuis yang telah lama berkecimpung di industri kerajinan tangan. Tanpa sekat birokrasi, ketiganya terlibat dalam perbincangan santai namun sarat makna.
Dalam kesempatan tersebut, H. Nurdin Barus menceritakan dinamika kehidupan sosial keagamaan di wilayah Galang, termasuk berbagai potensi dan tantangan yang dihadapi masyarakat pedesaan di tengah arus modernisasi. Ia menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan tokoh agama dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan serta memperkuat ekonomi umat.
“Kami di Galang berharap pembangunan tidak hanya terpusat di perkotaan, tetapi juga merata hingga ke pelosok. Kehadiran pak Bupati di tengah kami usai salat Jumat ini menjadi motivasi tersendiri bagi warga,” ujar H. Nurdin dengan nada penuh harap.
Sementara itu, Rahmadsyah, pria paruh baya yang telah bertahun-tahun menekuni usaha kerajinan tangan berbasis bahan lokal, memanfaatkan momen langka ini untuk menyampaikan aspirasinya secara langsung kepada orang nomor satu di Kabupaten Deli Serdang. Dengan lugas, ia memaparkan perjalanan usahanya yang penuh liku, mulai dari keterbatasan modal, akses pemasaran yang sempit, hingga persaingan dengan produk-produk pabrikan.
“Saya hanya ingin usaha kecil seperti ini bisa bertahan dan berkembang. Kami butuh bimbingan, pelatihan, dan mungkin akses ke pasar yang lebih luas. Selama ini kami jalan sendiri, Pak Bupati,” ungkap Rahmadsyah dengan mata berbinar, menyiratkan harapan besar di balik perjuangannya selama puluhan tahun.
Mendengar curahan hati tersebut, dr. Asri Ludin Tambunan menunjukkan respons yang cepat dan penuh perhatian. Dengan gaya khasnya yang merakyat, Bupati Deli Serdang itu memberikan arahan konkret kepada Rahmadsyah. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen kuat untuk memberdayakan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan.
“Saya senang bertemu langsung dengan pelaku usaha seperti Pak Rahmadsyah. Ini masukan berharga bagi kami. Saya sarankan Bapak segera menemui Kepala Dinas Koperasi, juga Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Deli Serdang. Sampaikan apa yang Bapak butuhkan. Kami akan fasilitasi, baik dari sisi pelatihan, permodalan, hingga pemasaran digital,” tegas dr. Asri di hadapan Rahmadsyah yang tampak antusias.
Lebih lanjut, Bupati yang dikenal dekat dengan kalangan usaha kecil ini menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan zaman. Ia mendorong para pelaku UMKM untuk tidak hanya fokus pada kualitas produk, tetapi juga memanfaatkan teknologi digital dalam memasarkan hasil karyanya.
“Supaya usaha kerajinan tangan yang Bapak tekuni dapat bersaing, berkualitas, dan tetap eksis di era globalisasi dan digitalisasi saat ini, maka kita harus berani berubah. Pemerintah siap mendampingi,” tambah dr. Asri, disambut anggukan setuju dari Rahmadsyah dan warga lain yang turut menyimak dialog tersebut.
Suasana haru dan kebersamaan semakin terasa ketika Bupati Deli Serdang melihat seorang pria paruh baya tengah sibuk mengais rejeki dengan mengumpulkan botol-botol bekas minuman mineral di sekitar area masjid. Tanpa ragu, dr. Asri menghampiri dan memberikan tali asih secara pribadi sebagai bentuk kepedulian dan penghargaan terhadap kerja keras warga kecil.
Momen spontan tersebut sontak mendapat perhatian dari jamaah yang masih berada di lokasi. Bagi masyarakat yang menyaksikan, aksi sederhana Bupati itu mencerminkan sosok pemimpin yang tidak hanya hadir di tengah keramaian, tetapi juga peka terhadap kondisi warganya, termasuk mereka yang berada di lapisan ekonomi terbawah.
Dialog akrab antara Bupati, tokoh agama, pelaku UMKM, hingga pemulung ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintahan dr. Asri Ludin Tambunan berupaya hadir di setiap lapisan masyarakat. Kegiatan usai salat Jumat yang biasanya berlalu begitu saja, kali ini berubah menjadi ajang silaturahmi yang produktif dan penuh makna.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berkomitmen untuk terus membuka ruang dialog dengan masyarakat, baik melalui forum formal maupun pertemuan informal seperti ini. Harapannya, setiap aspirasi yang muncul dari bawah dapat segera direspons dengan kebijakan yang tepat sasaran.
Bagi Rahmadsyah, pertemuan singkat dengan Bupati Deli Serdang menjadi titik terang baru dalam perjalanan panjang usahanya. Begitu pula dengan H. Nurdin Barus yang merasa didengar sebagai representasi masyarakat Galang. Sementara bagi pria paruh baya pengumpul botol bekas, uluran tangan Bupati menjadi pengingat bahwa di tengah hiruk-pikuk pembangunan, masih ada ruang untuk berbagi dan peduli terhadap sesama. (Red)
