Soal Limbah B3 RSU Bethesda, Ini Respon DPRD Gunungsitoli.

GUNUNGSITOLI – Terkait isu limbah B3 RSU Bethesda Gunungsitoli, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gunungsitoli menyatakan bahwa legislatif telah menerima laporan terkait dugaan pelanggaran dalam pengelolaan limbah B3 RSUD Bethesda.

Dalam penanganannya, Menurutnya kasus tersebut telah ditangani kepolisian dan dilimpahkan ke Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumut sesuai dengan kompetensi masing-masing instansi.

BACA JUGA :  Jaksa Agung ST Burhanuddin: Kejaksaan sebagai Simbol Terwujudnya Kedaulatan Penuntutan dan Advocaat Generaal

Terkait tuntutan investigasi lapangan dan Rapat Dengar Pendapat (RDP), Adrianus menjelaskan DPRD belum pernah menerima laporan resmi dari pihak-pihak yang merasa diri korban terdampak dari limbah B3 tersebut.

“Kita mempedomani aturan yang berlaku. Belum ada laporan dari masyarakat. Khususnya warga sekitar yang seharusnya merasa terganggu. Makanya permintaan investigasi lapangan dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) belum bisa kita tindaklanjuti”, Ucap Ketua DPRD Kota Gunungsitoli (Adrianus Zega) kepada wartawan diruang kerjanya. Jumat (25/7)

BACA JUGA :  Gegara Mabuk Tuak, Sengaja Tikam Abang Kandung Hingga Tewas, Maralus Dituntut 5 Tahun Penjara

Tidak hanya itu, Adrianus menegaskan bahwa lembaga legislatif terbuka dengan kritik dan masukan dari pihak manapun. Selagi itu kritik dan masukan yang konstruktif juga membangun.

DPRD Kota Gunungsitoli berharap semua pihak dapat bekerja sama untuk menyelesaikan permasalahan limbah RSUD Bethesda secara konstruktif. Mereka mengajak FARPKeN untuk berdialog dan berkolaborasi dalam mencari solusi yang berkelanjutan.

BACA JUGA :  FR Nasution: Even F1H20 Momentum Bangkitnya Pariwisata Sumut Pasca Covid

“Kami terbuka dan tidak alergi dengan kritik. Asal itu disampaikan sesuai etika dan konstruktif”, Imbuh Adrianus