Peringati HGS 2025, RSUD Thomsen Nias Himbau Warga Jaga Kesehatan Ginjal.

GUNUNGSITOLI – Masyarakat diminta untuk menjaga kesehatan ginjal dengan berperilaku hidup sehat sembari melakukan deteksi dini, agar masyarakat tidak jatuh pada fase gagal ginjal.

Tidak hanya itu, Rasa kepedulian masyarakat terhadap kondisi ginjal sangat penting sekali dengan aktif melakukan cek kesehatan dan memantau informasi berupa edukasi mengenai kesehatan ginjal baik itu melalui media sosial atau langsung melalui petugas dokter yang ada di RSUD Thomson Nias.

Hal tersebut disampaikan Direktur RSUD Thomsen Nias (dr. Noverlina Zebua) dengan didampingi jajaran kepada Tribun Merdeka, Usai melakukan visitasi kunjungan kepada sejumlah pasien gagal ginjal dalam rangka memperingati Hari Ginjal Sedunia (HGS) Tahun 2025 yang berlangsung diruangan Dialisis RSUD Thomson Nias, Gunungsitoli, Sumatera Utara. Sabtu (22/3/2025)

BACA JUGA :  Pererat Silaturahmi, USM Indonesia Serahkan Dua Hewan Kurban

“Tadi kami mengunjungi sejumlah pasien yang tengah menjalani cuci darah akibat gagal ginjal. Kami berkomunikasi dan mengecek langsung kesehatan pasien serta memberi berupa tali asih atau cinderamata. Sebelumnya kami telah melakukan penyuluhan kesehatan ginjal kepada sejumlah masyarakat. Karena mencegah itu penting”, Ucapnya

Noverlina memberitahu bahwa dalam kurun waktu 2 tahun ini peningkatan pasien gagal ginjal mencapai 90 orang lebih. Pada tahun 2024 kemarin sebanyak 86 orang dan pada tahun 2025 ini pasien yang sedang menjalani cuci darah tinggal 84 orang, sehingga berkurang karena 2 orang telah meninggal dunia.

BACA JUGA :  Dampak Galian C KSU dan Hasan, Tiga Rumah di Sawit Seberang Musnah Terkena Abrasi

Adapun, lanjut Noverlina, faktor-faktor resiko yang memicu penyakit gagal ginjal yakni : akibat penyakit diabetes, hipertensi dan penyakit asam urat. Serta pola hidup tidak sehat akibat sering mengkonsumsi narkotika, alkohol dan makanan/minuman yang tidak sehat.

Saat Visit & Pemberian Tali Asih

“Kondisi pasien gagal ginjal sejak tahun kemarin itu fluktuatif. Kami akan berupaya melakukan yang terbaik untuk masyarakat. Saat ini RSUD Thomsen Nias sebagai pusat rujukan diwilayah Kepulauan Nias telah mulai berbenah dalam sisi peningkatan fasilitas termasuk update tekhnologi dan peningkatan Sumber Daya Manusia. Inovasi ini kami lakukan demi membantu masyarakat agar nyaman dalam menerima pelayanan kesehatan”, Tuturnya