Pengelola SPBU Raup Keuntungan Dari Pembelian BBM Oplosan

MEDAN – Manager SPBU Nagalan, MAL diduga mendapat keuntungan dalam penjualan BBM oplosan.

Wakapolrestabes Medan, AKBP Taryono Raharja mengatakan, kegiatan yang dilakukan pihak SPBU itu telah berjalan delapan bulan. Keuntungannya, setiap pembelian BBM oplosan dari MI yang diambil dari gudang F, pihak SPBU mendapatkan Rp1000 per liter.

“Untuk sekali pemasaran kurang lebih 8 ton, satu minggu tiga kali. Kalau dia beli BBM dari MI mendapat keuntungan Rp1000 per liter. Kalau beli dari Pertamina dapat keuntungan Rp300 per liter,” ujar Wakapolrestabes.

BACA JUGA :  Operasi Keselamatan Toba 2025, Dalam Rangka Menciptakan Tertib Berlalu Lintas Guna Terwujudnya Asta Cita di Wilayah Kabupaten Karo

Lanjutnya, di SPBU Nagalan itu, BBM oplosan tersebut dijual sebagai Pertalite. Pihaknya sedang mendalami apakah ada SPBU lain yang melakukan hal yang sama.

“Jadi BBM Pertalite yang asli diracik di sini (didalam tangki timbun) dengan BBM yang dipesan dari MI. Jadi disini dijual sebagai pertalite, namun kualitasnya bukan pertalite. Untuk SPBU lain, nanti kami dalami,” tutup Wakapolrestabes. (Red)

BACA JUGA :  Puluhan Mahasiswa Diduga Diserang Sekelompok Preman saat Demo Korupsi Dana Covid-19 di Depan Kantor Kejati Sumut