Pemuda Toba Dukung Suksesnya Even F1H20 Danau Toba 2023

TOBA – Even perlombaan internasional, F1 Powerboat World Championship (F1H2O) ke 40 yang akan dilangsungkan di Danau Toba, Sumatera Utara, pada 24-26 Februari 2023, semakin dekat.

Masyarakat antusias mendukung dan berharap penyelenggaraan even yang diikuti 18 negara ini, berjalan sukses dan lancar. Serta mampu mendongkrak pariwisata dan UMKM, yang pada akhirnya meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.

Seperti halnya disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda Karya Nasional (PKN) Kabupaten Toba, Charles Sitohang, yang mendukung penuh pelaksanaan kompetisi balap perahu motor internasional tersebut di Danau Toba.

BACA JUGA :  Unit Tipidter Polres Langkat Komit Tindaklanjuti Aduan Dugaan Tindak Pidana ITE

“Sebagai putra daerah dan masyarakat setempat, kita bangga Danau Toba menjadi tuan rumah kejuaraan dengan level internasional ini. Sebuah prestise tersendiri dan patut kita dukung sepenuhnya agar sukses,” ucap Charles Sitohang kepada wartawan di Toba, Sabtu (11/2/2023).

Kejuaraan F1H20 di Danau Toba, sambung Charles, akan mendongkrak kunjungan wisatawan secara berkelanjutan di kawasan Danau Toba.

BACA JUGA :  Ikrar Pemuda Al Washliyah untuk Bangsa dan Umat: Dari Kawal Ulama dan Asta Cita Prabowo-Gibran Sampai Dukung Program Kapolri Listyo Sigit

“Ini kesempatan yang sangat baik bagi seluruh masyarakat Kabupaten Toba. Apalagi kawasan Danau Toba menjadi destinasi pariwisata yang telah dicanangkan pemerintah, baik pusat maupun daerah, sebagai kawasan super prioritas pariwisata nasional,” katanya.

Ia pun menghimbau dan mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Toba mendukung penuh program pemerintah, agar penyelenggaraan balap perahu F1H2O sukses. Sekaligus memberi kesan dan kenangan yang baik agar Danau Toba terus menjadi destinasi unggulan di mata para wisatawan.

BACA JUGA :  Jasa Raharja Lakukan Sosialisasi di Kantor Desa Pasar Rawa

“Harapan kita, para wisatawan akan terus berdatangan ke kawasan Danau Toba, meskipun perhelatan internasional ini telah berakhir. Meningkatnya jumlah wisatawan akan berdampak juga pada usaha-usaha dan UMKM. Yang pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan Danau Toba,” tutupnya. (Red)