• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • SITEMAP
  • INDEKS
Jumat, Januari 16 2026
TRIBUNMERDEKA.COM
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Login
  • Home
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Edukasi
  • Sport
  • Rileks
  • Indeks
  • Home
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Edukasi
  • Sport
  • Rileks
  • Indeks
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
TRIBUNMERDEKA.COM
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Edukasi
  • Sport
  • Rileks
  • Indeks
Home News

Parah!!! Pengelola Warkop Agam Stabat Tak Bayar Upah Pekerja

30 November 2024
/ News
702 8
Warkop Agam Stabat di Jl Proklamasi, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Langkat.

Warkop Agam Stabat di Jl Proklamasi, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Langkat.

724
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Stabat – Budi Dermawan (48) merasa kesal dengan pengelola Warkop Agam Stabat. Bagaimana tidak, warga Banda Aceh ini mengaku diperlakukan tak semena-mena oleh Hamdani (41), oknum yang mengendalikan warkop itu. Budi terpaksa menjual gadgetnya senilai Rp1,5 juta, karena tak diberi upah dari Hamdani.

 

BACA JUGA

PTPN IV PalmCo Jaga Nafas Bantuan Pascabencana, Dari Huntara hingga Pangan untuk Aceh Utara

PDIP Nias Utara Menilai Pilkada Lewat DPRD Rampas Kedaulatan Rakyat.

“Aku ini orang tua, bukan anak-anak lagi. Apa yang disuruhnya ku kerjakan. Bahkan sampe malam pun aku disuruhnya kerja. Kecuali gak ada aku disuruhnya ngerjakan apa pun di sana, ya gak ku harap upah dari dia,” ketus Budi, Sabtu (30/11/2024) siang dengan nada kesal.

 

Tak hanya itu, Hamdani juga kerap mengeluarkan kata-kata kasar bak seorang diktator. Warga Medan Amplas itu juga tak kenal waktu untuk menyuruh Budi mengerjakan sesuatu.

Budi Dermawan yang tak diberi upah kerja oleh Hamdani.

Mata Budi bahkan pernah bengkak, karena disuruh Hamdani mengelas konstruksi besi di warkop yang terletak di Jl Proklamasi, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Langkat tersebut. Tak ada biaya perobatan yang diberikan Hamdani, atas cedera pada mata orang yang disuruhnya bekerja. Budi dibiarkan begitu saja tanpa perawatan medis.

 

Beberapa hari bekerja serabutan di wakop itu, Budi pun merasa jenuh. Iya merasa, apa yang diperintahkan Hamdani kepadanya terkesan tak masuk akal. Pria paruh baya ini pun berinisiatif untuk pamit diri dari sana.

 

“Karena dah gak tahan kali, ku serahkanlah HP (Gadget) merek Samsung punyaku sama si Hamdani. Dihargainya Rp1,5 juta dan saat itu baru aja ku beli Rp2 juta lebih. Uangnya aku butuhkan untuk mengirimi anakku. Kalau upah kerjaku beberapa hari di sana, gak ada penjelasannya sama sekali,” ujar pria berambut plontos ini.

 

Hingga berita ini diterbitkan, Hamdani belum memberikan tanggapan terkait hal tersebut. Ia terkesan bungkam saat dikonfirmasi awak media. Pesan yang dikirim ke nomor 08132761xxx3 WhatsAppnya, belum dibalas yang bersangkutan. (Ahmad)

Post Views: 91

Tags: Langkatpekerja tak diupahwarkop agam stabat
Share200Tweet125SendShare

Baca Juga

PTPN IV PalmCo Jaga Nafas Bantuan Pascabencana, Dari Huntara hingga Pangan untuk Aceh Utara

16 Januari 2026

MEDAN — Bagi warga terdampak banjir di sejumlah wilayah Sumatera, pemulihan bukanlah garis akhir yang cepat. Setelah sorotan kamera mereda,...

PDIP Nias Utara Menilai Pilkada Lewat DPRD Rampas Kedaulatan Rakyat.

15 Januari 2026

NIAS UTARA - Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Nias Utara menegaskan bahwa agenda Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui Legislatif...

Jasa Raharja Tebing Tinggi Perkuat Strategi Keselamatan Lalu Lintas untuk Menekan Angka Kecelakaan 2026

14 Januari 2026

TEBINGTINGGI - PT Jasa Raharja Wilayah Sumatera Utara melalui PT Jasa Raharja Cabang Tebing Tinggi mengadakan Rapat Forum Komunikasi Lalu...

Jasa Raharja Tebing Tinggi Perkuat Strategi Keselamatan Lalu Lintas untuk Menekan Angka Kecelakaan 2026

14 Januari 2026

MEDAN - PT Jasa Raharja Wilayah Sumatera Utara melalui Cabang Tebing Tinggi mengadakan Rapat Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) sebagai...

Gubernur Sumut, Bobby Nasution meninjau ruas jalan putus di Kecamatan Padangtualang, Kabupaten Langkat, Jum'at (5/12/2025). Ruas jalan tersebut merupakan jalur alternatif masyarakat Padangtualang menuju Stabat dan Tanjungpura.

Pemulihan Bencana Era Gubernur Bobby: Tutup Perusak Hutan, Tanam Sejuta Pohon Hingga Gelontorkan Duit Rp430 M

14 Januari 2026

MEDAN - Gubernur Bobby Nasution terus menggencarkan gerakan pemulihan pasca bencana di Sumut. Selain mendesak penutupan korporasi perusak hutan, gubernur...

Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution meluncurkan Aplikasi Sistem Administrasi Manajemen Tata Administrasi Persuratan Sumatera Utara (SIMANTAP SUMUT) di Aula Raja Inal Siregar, lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30, Medan, Selasa (13/1/2026).

Gubernur Bobby Nasution Luncurkan SIMANTAP SUMUT, Administrasi Persuratan Pemprov Sumut

14 Januari 2026

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meluncurkan Sistem Informasi Manajemen Tata Administrasi Persuratan Sumatera Utara (SIMANTAP...

POPULER

Konten belum tersedia
TribunMerdeka.Com

© 2021 TRIBUNMERDEKA.COM - Portal Berita Terkini, FAKTA BERIMBANG.

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • SITEMAP
  • INDEKS

Follow Us

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Edukasi
  • Sport
  • Rileks
  • Indeks

© 2021 TRIBUNMERDEKA.COM - Portal Berita Terkini, FAKTA BERIMBANG.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In