Herman Pengedar Sabu Ketengan di Tuntut JPU 8 Tahun Penjara

MEDAN-Herman Purba terdakwa perkara narkoba jenis sabu seberarat 5.06 gram dituntut Jaksa Penuntut Umum dengan hukuman selama 8 tahun penjara.

 “Meminta kepada Majelis Hakim agar menjatuhkan pidana kepada terdakwa Herman Purba selama 8 tahun penjara, denda Rp1 miliar subsider 6 bulan penjara,” ujar JPU Randi H. Tambunan diruang cakra 3  Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (27/9/23).

Menurut JPU, perbuatan terdakwa Herman Purba melanggar Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika. 

BACA JUGA :  Tujuh Warga Diamankan dalam Patroli Skala Besar TNI-Polri di Belawan, Subdenpom I/5-1 Tunjukkan Peran Vital

Terdakwa tanpa hak atau melawan hukum menawarkam untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan barkotika golongan I yang beratnya lebih dari 5 gram,”kata JPU

Dikatakan JPU hal yang memberatkan perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberatasan narkoba, 

“Sedangkan yang meringankan terdakwa bersikap sopan selama mengikut persidangam dan menyesali perbuatannya,” ucap JPU.

BACA JUGA :  Didampingi Istri Tercinta, AKP DR Krisnat Indratno SE MH Wisuda Program Doktor Ilmu Hukum

Setelah membacakan nota tuntutan itu, Majelis Hakim pengadilan Negeri (PN) Medam diketuai Nurmiyati menunda sidang dan akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembelaan (pledoi) yang dijadwalkan pada pekan depan. 

Diketahui dalam dakwaan terungkap pada 14 Juli 2023 terdakwa Herman Purba menemui Benny (lidik) di Jalan Abdul Sani Mutalib,  Kecamatan Medan Marelan, Medan sebanyak 5,06 gram. 

BACA JUGA :  Operasi Patuh Toba 2023 Harus Menyentuh Masyarakat

Kemudian petugas Ditresnarkoba Polda Sumut mendapatkan informasi terdakwa menjula narkotika di tempat tersebut. Setelah itu, personel polisi itu melakukan 0embelian dengan teknik terselubung atau undercover buy. Setelah jumpa, petugas polisi tersebut menangkap terdakwa bersama barang bukti.(Red)