Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli Bantu Guru Mengaji & Pedagang Musiman, Wujud Kepedulian.

GUNUNGSITOLI – Alfiansyah Putra Bate’e (25) Seorang Guru mengaji di Tempat Pendidikan Al-Quran (TPQ) Saung tahfidz Gunungsitoli, Mengalami kehilangan sepeda motor dikediamannya di Desa Fowa, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. Selasa (4/8/2026)

Prihatin atas kondisi itu, Gerakan Peduli (GP) Kota Gunungsitoli kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat dengan berpartisipasi memberikan dukungan bantuan kepada Alfiansyah Putra Bate’e (25).

Sekretaris Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli (Famos Harefa) menyampaikan bahwa Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap sosok guru mengaji yang telah mengabdikan diri membina pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.

“Kehilangan kendaraan bukan hanya berdampak pada mobilitas, Tetapi juga menghambat tugas mulia dalam mendidik anak-anak generasi muda”, Terangnya

BACA JUGA :  GP Kota Gunungsitoli Salurkan Bantuan Bagi Keluarga Yang Rumahnya Rusak Tertimpa Pohon.

Hal senada juga disampaikan Pengurus Gerakan Peduli (Darman Laoli) juga menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban korban kehilangan sekaligus menjadi penyemangat agar tetap menjalankan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami percaya bahwa sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi mereka yang sedang tertimpa musibah. Gerakan Peduli akan terus hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan tanpa membedakan latar belakangnya”, Ujarnya

Alfiansyah Putra Bate’e (25) menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Tokoh masyarakat Nias (Dr. HC. Yusman Dawolo, M.Kom.I) melalui lembaga Gerakan Peduli.

BACA JUGA :  Dukung Semangat Belajar Anak, GP Kota Gunungsitoli Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah.

Tidak hanya itu, Dia mengaku dukungan tersebut menjadi motivasi untuk tetap semangat mengajar dan melayani masyarakat meskipun sedang menghadapi cobaan.

“Selama beberapa hari ini saya terkendala beraktivitas karena kehilangan motor yang saat ini belum ditemukan. Berkat bantuan dari Gerakan Peduli, Saya bisa membeli sepeda motor bekas. Terima kasih untuk semua dan terkhusus kepada Bapak Yusman Dawolo”, Ucapnya Alfiansyah dengan nada bahagia.

Pantauan dilapangan, Gerakan Peduli (GP) Kota Gunungsitoli juga menyampaikan bantuan duka sosial kepada Keluarga Alhamarhum Khaeruman Waruwu (Ama/Ina Dedi Waruwu) seorang pedagang musiman Di Desa Mudik, Kecamatan Gunungsitoli. Serta menyampaikan hadiah bersuka cita kepada salah seorang Pengurus Gerakan Peduli (Nifsan Dawolo alias Ama Fauziyah) atas kelahiran putrinya di Desa Moawe, Kecamatan Gunungsitoli.

BACA JUGA :  Dukung Semangat Belajar Anak, GP Kota Gunungsitoli Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah.
             Foto : GP & Keluarga Nifsan Dawolo

“Seluruh aksi Gerakan Peduli ini tidak terlepas dari dukungan Inisiator Gerakan Peduli (GP) Kota Gunungsitoli yakni Bapak Yusman Dawolo. Gerakan Peduli berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga setiap warga yang mengalami musibah tidak merasa berjuang sendirian”, Tutup Armin Telaumbanua selaku Dewan Pakar Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli.