Disdik Sumut Bantah Tudingan ‘Main Mata’ di Seleksi PPDB

MEDAN – Koordinator Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Dinas Pendidikan Sumut, Basir Hasibuan, membantah tudingan ‘main mata’ terhadap kelulusan siswa baru, seperti yang diberitakan sejumlah media massa.

Dalam keterangannya, Kamis (13/6/2024), Basir Hasibuan mengakui, hasil pengumuman PPDB pada tanggal 29 Mei 2024 khusus jalur Zonasi terdekat SMK, dimana terdapat beberapa siswa yang terlanjur diumumkan lulus dalam portal, dimana sebagian merasa dirugikan karena sudah muncul dalam portal dan pengumuman berikutnya setelah update aplikasi menjadi tidak lulus.

BACA JUGA :  Kombes Pol Dr Jean Calvijn Menjabat Kapolrestabes Medan

“Sebagai bagian dari transparansi, perlu kami sampaikan beberapa hal, diantaranya: di dalam proses perencanaan Penerimaan Peserta Didik Baru sesuai pedoman pelaksanaan PPDB dalam keputusan sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi nomor 47 tahun 2023 tentang penetapan sebaran peserta didik dan sesuai hasil rapat dalam penetapan juknis, dimana sebaran peserta didik minimal satu kilometer,” urainya.

Lebih lanjut diterangkannya, dalam rapat zoom telah disampaikan bahwa kewajiban mendata siswa sebaran minimal satu kilometer khusus untuk Zonasi SMA.

BACA JUGA :  Tingkatkan Kesadaran Keselamatan Sejak Dini, Jasa Raharja Cabang Pematangsiantar Gelar Program PPGD dan PPKL di SMK Negeri 2 Balige

“Namun, terdapat 59 sekolah dari 276 sekolah SMK Negeri yang melakukan penginputan ke dalam aplikasi. Setelah pengumuman, ada beberapa sekolah yang melakukan Klarifikasi atas jarak yang terdekat tidak lulus, sedangkan yang jarak yang lebih jauh dinyatakan lulus karena mengacu pada data yang diinput sekolah ke dalam aplikasi, sehingga panitia menyampaikan kepada programer agar melakukan seleksi sesuai ukuran jarak yang sebenarnya,” papar Basir.

BACA JUGA :  Mengurangi Fatalitas Korban Laka Lantas JR Wilayah Sumatera Utara Laksanakan PPGD

Setelah dilakukan Update terbaru, sambungnya, maka dikeluarkan pengumuman yang sesungguhnya sesuai jarak terdekat dan valid.

Meski demikian, Basir mengaku telah terjadi kelalaian.

“Atas kelalaian tersebut kami memohon maaf kepada semua calon peserta didik yang merasa dirugikan dan menjadi catatan perbaikan kami selaku panitia dalam menjalankan tugas mulia melayani masyarakat.” imbuhnya, sembari mempersilahkan siapa saja untuk datang ke Dinas Pendidikan Sumut untuk mengonfirmasi terkait kelulusan siswa SMA/SMK.(Bj)