Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Lakukan Pembinaan di Wilayah Sumatera Utara

MEDAN – Ditengah dinamika tantangan global dan bisnis yang terus berkembang, penerapan manajemen risiko dalam setiap proses bisnis, baik secara operasional maupun pengambilan keputusan strategis menjadi sangat penting untuk dilakukan perusahaan.

Begitu halnya bagi PT Jasa Raharja Wilayah Sumatera Utara. Perusahaan berkomitmen untuk terus memperkuat peran Fungsi Manajemen Risiko sebagai enabler dalam mewujudkan target bisnis Jasa Raharja ke depan.

BACA JUGA :  Angka Stunting Menurun Ke 359, Sekda Medan Ingatkan Petugas Puskesmas Tingkatkan Kepedulian

Pentingnya integritas dalam kepatuhan dan mengingatkan pegawai untuk menghindari perilaku tidak etis seperti suap dan pemaksaan, yang dapat merusak reputasi perusahaan. Jasa Raharja juga menegaskan bahwa perusahaan menerapkan zero tolerance terhadap fraud.

Hal tersebut disampaikan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Jasa Raharja, Harwan Muldidarmawan, saat melakukan pembinaan Manajemen Risiko, di Toba Room PT Jasa Raharja Wilayah Sumatera Utara, Medan, Jumat (25/10/2024).

BACA JUGA :  Jasa Raharja dan Korlantas Polri Gelar Asistensi Laka Lantas Menonjol dan Pelatihan TAA di Wilkum Polda Sumatera Utara

Pembinaan tersebut meliputi berbagai topik, perlindungan data pribadi, pengelolaan risiko, dan strategi untuk menghadapi perubahan bisnis kedepannya. Diskusi interaktif dilakukan selama pembinaan dengan isu pelayanan menjadi topik yang paling sering dibahas.

Harwan mengapresiasi kinerja luar biasa yang telah dilakukan Jasa Raharja Wilayah Sumatera Utara dalam penerapan GCG yang baik. Ia berharap agar Jasa Raharja Wilayah Sumatera Utara dapat terus meningkatkan kualitas kinerja demi memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada Masyarakat. (Red)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan