Bupati Samosir Melayani Masyarakat Desa Parmonangan

SAMOSIR  – Bupati Vandiko T Gultom mendapat sambutan hangat dari masyarakat Desa Parmongan yang juga ikut anak sekolah untuk memberikan pelayanan.

Pelayanan yang diberikan adalah secara gratis di antaranya, pengurusan Adminduk, Kesehatan, pengurusan BPJS / KB, Perijinan berusaha, penyuluhan stunting dan sosialisasi kekerasan perempuan dan anak, penyuluhan UMKM, pelatihan pembuatan pupuk organik/POP, penyuluhan penyakit rabies.

Selain itu, juga memberikan bantuan pupuk organik kepada kelompok tani, pendidikan untuk memotivasi siswa berprestasi, dan tambahan gizi untuk stunting.

BACA JUGA :  Gelar Operasi Karuna Toba 2023 di Pancur Batu, Ajak Kades dan Warga Jaga Hutan

Turut hadir anggota DPRD Samosir, Staf Ahli Bupati, Asisten II, Kadis Kominfo, para pimpinan OPD dan Camat Pangururan.

Saat menyapa masyarakat, Vandiko T. Gultom disambut semangat oleh seluruh masyarakat yang hadir, karena Bunga Desa merupakan wadah untuk melihat secara langsung keadaan masyarakat dan kondisi desa, membawa pendekatan pelayanan, sehingga pelayanan merata

“Masyarakat yang dikota dan di desa harus mendapat pelayanan yang sama semuanya mendapat kesempatan yang sama dalam pelayanan sehingga adil. Banyak pelayanan yang kami bawa tolong dimanfaatkan sebaik mungkin”, ucap Bupati.

BACA JUGA :  Lahan Tebu HGU 92 Sei Semayang PTPN II, Diserobot  Warga Penggarap

Kemudian, Vandiko mengingatkan Kepala Desa/perangkat desa dan BPD untuk bersinergi, menjauhkan Egi sektoral yang berdampak pada pelayanan masyarakat. Menjadi Kabar gembira bagi seluruh kepala desa dan perangkatnya bahwa saat ini Pemkab Samosir telah melakukan perubahan sistim penggajiannya, sehingga setiap bulannya sudah dapat gajian.

Hal ini sebagai komitmen dalam pemenuhan pupuk serta memastikan bahwa seluruh kelompok tani di Samosir mendapat pupuk organik gratis, Selasa (13/2/2024).

BACA JUGA :  Apresiasi Rumah Singgah HIMNI, Bobby Nasution: Semoga Bermanfaat Bagi Masyarakat Luas

Dalam pemenuhan pupuk bagi petani, Bupati Samosir mengambil solusi dengan memberikan pelatihan pembuatan organik. Akibat keterbatasan pupuk kimia bersubsidi masyarakat dihimbau agar berlatih dan beralih menggunakan pupuk organik.

“Hasil menggunakan pupuk organik juga bagus sudah terbukti pada beberapa kelompok tani, mari belajar dan jangan malas”, ucapnya. (sumber: starmedia.id)