Viral Menu MBG Di Nias Selatan Dihinggapi Ulat, Dapur MBG Diminta Tanggungjawab.

NIAS SELATAN – Beredar dijejaring sosial postingan video milik akun Fb “AZ” Terkait penampakan hewan ulat pada menu makanan bergizi gratis (MBG).

Pemilik akun merekam adanya binatang ulat yang merayap dalam potongan lauk daging miliknya. Hal tersebut pun membuat pemilik rekaman merasa jijik melihat makanan tersebut yang diduga rencananya akan dikonsumsi oleh siswa-siswi sekolah dasar.

Postingan video tersebut mendapat respon disukai ribuan akun, dishare oleh puluhan akun serta mendapat kecaman dari ratusan netizen. Bahkan sejumlah orangtua murid yang turut mengutarakan kekecewaannya.

BACA JUGA :  Apel Akbar HUT ke-92 Al-Washliyah, Gubsu Harapkan Seluruh Warga Menerjemahkan Makna ‘Washal’ dalam Kehidupan

Dalam narasi postingan milik akun Facebook tersebut, Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dihinggapi ulat tersebut rencananya diperuntukkan bagi siswa-siswi di Sekolah Dasar Negeri 071122 Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.

“@SDN.071122 TELUKDALAM.
Ayo tingkatkan kualitas bahan makanan yang kita masak untuk MBG karna yang konsumsi itu anak-anak generasi emas Indonesia”, Tulis Pemilik akun.

BACA JUGA :  Tingkatkan Produktivitas Hulu Sawit, PTPN IV PalmCo Dorong Kolaborasi Riset Terapan di PERISAI 2026

“@MBG SDN.071122 Telukdalam.
Prioritas utama kwalitas bukan kwantitas. Ayo tetap menjaga kesehatan generasi emas Indonesia💪”, Tambah Pemilik akun dipostingan waktu yang berbeda.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan (Henny Kurniawan Duha) Kepada TribunMerdeka menegaskan agar Dapur MBG tersebut harus bertanggung jawab. Hingga saat ini, Dinas Kesehatan belum mendapat laporan adanya murid yang sakit atau terdampak. Kamis (2/10/2025)

BACA JUGA :  Diskusi PD ISARAH Medan Hadirkan Nikson Nababan Sebagai Pemateri

“Terkait kejadian makanan anak sekolah yang ada ulatnya, barangkali dapurnya yg harus bertanggung jawab. Terkait laporan yg sakit sampai hari ini belum ada laporan dr puskesmas terkait itu”, Katanya

Henny menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan investigasi dan klarifikasi terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Kabupaten Nias Selatan.

“Kami akan ke SPPG untuk melakukan klarifikasi terkait itu”, Pungkasnya