GUNUNGSITOLI – Dalam mensukseskan program Pemerintah, Perum Bulog Nias menggelar launching dalam rangka penyaluran bantuan pangan kepada 118.878 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di empat Kabupaten dan satu Kota yang ada diwilayah Kepulauan Nias, Sumatera Utara. Rabu (18/3/2026)
Pimpinan Cabang Bulog Nias (Muhammad Khoiruddin) Menerangkan bahwa dalam penyaluran kali ini mengalami peningkatan yang signifikan dari awalnya hanya 1600 ton dan kini menjadi 2300 ton untuk seluruh Kabupaten/Kota diwilayah se Kepulauan Nias untuk alokasi Februari – Maret Tahun 2026.
Dalam penyaluran kali ini juga didasari sesuai dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik Kementerian Sosial. Penyaluran bantuan ini diharapkan mampu membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi.
“Ada Kenaikan sekira 40 persen dari sebelumnya. Jadi warga sekaligus menerima 2 bulan”, Ujarnya
Khoiruddin menuturkan bahwa setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) secara detail mendapatkan alokasi 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Untuk alokasi dua bulan (Februari–Maret), Para penerima memperoleh total 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng.
“Penyaluran sudah kita mulai berberapa hari lalu di Tiga Kelurahan (Saombo, Pasar dan Ilir) diwilayah Kota Gunungsitoli. Saat ini Tim terus melakukan penyaluran diwilayah Kabupaten lainnya. Kita upayakan terdistribusi secepatnya”, Harapnya
Tidak hanya itu, Khoiruddin juga memberitahu bahwa jelang dan pasca idul fitri, stok bahan pangan dipastikan aman dan terkendali.
Di Bulog Gunungsitoli adapun stok tersedia yakni beras medium sekitar 1.131 ton dan beras premium sebanyak 55 ton dan terdapat tambahan pasokan dalam perjalanan sebanyak 2.000 ton dari DKI Jakarta. Termasuk stok minyak goreng premium tercatat sebanyak 22.762 liter dan Minyakita 152.666 liter. Sementara itu, stok jagung mencapai 76 ton dan gula sekitar 18 ton.
Khoiruddin menghimbau seluruh masyarakat se Kepulauan Nias untuk tidak panik bullying menghadapi situasi global dan kondisi saat ini. Karena secara nasional, Bulog memiliki cadangan stok sekitar 3,3 juta ton dan tengah melakukan pengadaan untuk mencapai target 4 juta ton hingga akhir 2026 guna mendukung swasembada pangan.
Untuk harga beras SPHP tetap stabil sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp 13.100 per kg atau Rp 65.500 per kemasan 5 kg, dengan harga beli Rp 11.300 per kg.
“Masyarakat tak perlu panik. Kondisi stok kita dipastikan aman. Kami juga himbau agar masyarakat turut mengawasi dilapangan”, Tutupnya
Adapun rincian penyaluran bantuan pangan alokasi Februari – Maret di wilayah Kepulauan Nias adalah sebagai berikut:
1. Kota Gunungsitoli: 18.344 PBP menerima 366.880 kg beras dan 73.376 liter migor.
2. Kabupaten Nias: 20.653 PBP menerima 413.060 kg beras dan 82.612 liter migor
3. Kabupaten Nias Barat: 15.346 PBP menerima 306.920 kg beras dan 61.384 liter migor
4. Kabupaten Nias Selatan: 42.011 PBP menerima 840.220 kg beras dan 168.044 liter migor
5. Kabupaten Nias Utara: 22.524 PBP menerima 450.480 kg beras dan 90.096 liter migor
