• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • SITEMAP
  • INDEKS
Selasa, Januari 20 2026
TRIBUNMERDEKA.COM
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Login
  • Home
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Edukasi
  • Sport
  • Rileks
  • Indeks
  • Home
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Edukasi
  • Sport
  • Rileks
  • Indeks
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
TRIBUNMERDEKA.COM
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Edukasi
  • Sport
  • Rileks
  • Indeks
Home Bisnis

Investor Pemula Perlu Menganalisa Saham Sebelum Berinvestasi

12 Februari 2022
/ Bisnis
660 50
724
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TribunMerdeka, MEDAN-– Berinvestasi di pasar modal, khususnya investasi saham menjadi tren para investor muda saat ini. Pandemi COVID-19 yang membuat banyak aktivitas yang biasanya dilakukan di luar, kini harus dialihkan menjadi work from home (WFH).

“Namun, hal ini justru membuat pasar saham semakin bergairah, karena proses investasi saham dapat ditransaksikan secara online. Artinya, di manapun investor berada, transaksi saham bisa dilakukan,” kata Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Sumatera Utara, M Pintor Nasution dalam keterangan tertulis ditetima redaksi, Sabtu (12/2/2022).

BACA JUGA

Sharp Aquos sense10 dan Aquos R10 Hadirkan Smartphone Premium dan Berkelas

Sharp Perkuat Aksi Nyata Kurangi Sampah Plastik Lewat Peresmian Mesin RVM di Plaza Indonesia

Namun perlu diingat  bertransaksi saham tidak semudah mentransaksikan barang, misalnya makanan yang lebih berwujud dan bisa dirasakan atau dicicipi.

Sedangkan, saham tidak berwujud dan tidak bisa dirasakan. Oleh karena itu, perlu melakukan analisa atau mempelajari terlebih dahulu, saham-saham apa yang mau dibeli sebagai instrumen investasi. Ada dua cara menganalisa saham, yaitu analisa fundamental dan analisa teknikal.

Tujuan utama dari analisa saham  yakni membedah dan menelaah saham perusahaan tertentu  untuk melihat serta menilai kinerjanya selama ini. Sehingga calon investor bisa menentukan apakah saham yang dipilih layak untuk dibeli atau tidak. Yang dimaksud dengan layak adalah apakah saham tersebut bisa memberikan profit (keuntungan) atau tidak.

Pertama, analisa saham fundamental, yaitu analisis yang bertujuan untuk mempelajari kondisi keuangan perusahaan, agar bisa mengetahui sektor usaha, karakteristik operasional perusahaan, dan prospek bisnis perusahaan.

Calon investor akan memahami seperti apa perusahaan yang akan mereka miliki sahamnya. Misalnya, apakah perusahaan tersebut sektor usahanya rentan terhadap krisis ekonomi, atau apakah perusahaan tersebut jenis bisnisnya tetap dibutuhkan masyarakat meskipun dalam situasi ekonomi yang sedang tidak baik.

Analisa fundamental juga melihat bagaimana pertumbuhan usaha perusahaan dalam rentang waktu tiga, lima, atau beberapa tahun ke belakang. Apakah terus bertumbuh atau ada pasang surut. Lebih dalam lagi, bisa dipelajari siapa target market perusahaan misalnya, dan lain sebagainya.

Analisa fundamental perusahaan ada yang disebut top down, yaitu melihat gambaran perusahaan secara umum.

Ada empat poin yang perlu dilihat yang akan berdampak pada kinerja perusahaan ketika menganalisa dengan cara ini, yaitu, kondisi makro ekonomi global, kondisi makro ekonomi dalam negeri, prospek pertumbuhan per sektor usaha, dan fundamental perusahaan. Jika dampaknya dinilai baik terhadap perusahaan, maka saham tersebut layak dimiliki.

Pendekatan berikutnya, analisa saham fundamental secara bottom up, yaitu melihat aspek terperinci dari kinerja suatu perusahaan, yaitu dengan membaca detail laporan keuangan perusahaan. Pendekatan ini mengharuskan investor melakukan kajian lebih dalam, dan waktu yang cukup.

Namun, bisa dibantu dengan membaca hasil analisa kinerja perusahaan yang sudah dibuat para analis perusahaan efek. Calon investor bisa mendapatkan analisa saham saat membuka rekening efek di Perusahaan Efek.

Kedua, analisa saham teknikal yang menggunakan pendekatan teknis dengan penggunaan dua metode. Metode klasik menggunakan chart harga saham, untuk mempelajari pola serta tren harga saham.

Sementara itu, metode modern menggunakan berbagai indikator dengan algoritma atau rumus statistik untuk bisa menggambarkan grafiknya.

Melalui analisa teknikal, investor dapat melihat kondisi pasar saat ini berdasarkan histori harga di masa lalu. Selain itu, mereka juga bisa mendapatkan gambaran harga saham di masa mendatang.

Melalui analisa teknikal, investor bisa menentukan waktu yang tepat untuk membeli saham. Biasanya analisa teknikal dilakukan investor yang menjadi trader (aktif bertransaksi) sebagai acuan saat menentukan saham-saham yang berpotensi memberikan profit dalam jangka pendek. Sementara analisa fundamental biasanya dipilih oleh investor jangka panjang. (red)

Tags: Headline
Share200Tweet125SendShare

Baca Juga

Sharp Aquos sense10 dan Aquos R10 Hadirkan Smartphone Premium dan Berkelas

18 Desember 2025

JAKARTA- Sharp perkenalkan dua lini smartphone terbarunya, Aquos sense10 dan Aquos R10, yang dirancang dengan pendekatan teknologi dan desain khas Jepang....

Sharp Perkuat Aksi Nyata Kurangi Sampah Plastik Lewat Peresmian Mesin RVM di Plaza Indonesia

8 Desember 2025

JAKARTA-Sharp Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan dengan meresmikan pengoperasian mesin Reverse Vending Machine (RVM) di Plaza Indonesia....

Hello Comfort Roadshow, Sharp Hadirkan Inovasi Teknologi Jepang di 4 Kota Jawa

27 November 2025

MEDAN-PT Sharp Electronics Indonesia gelar rangkaian Hello Comfort Roadshow, Where Technology Meets Comfort ke empat kota utama di pulau Jawa,...

Sharp Indonesia  Umumkan Pemenang Program SLD Omotenashi 2025

23 November 2025

JAKARTA– Merayakan kedekatan dan rasa percaya yang  terbangun selama puluhan tahun dengan masyarakat Indonesia, PT Sharp Electronics Indonesia  mengumumkan para...

Transformasi Mulai Buahkan Hasil, PalmCo Setor Dividen Rp 1,5 Triliun

20 November 2025

JAKARTA — PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo menetapkan dividen tunai sebesar Rp1,5 triliun kepada pemegang saham/negara setelah membukukan kinerja keuangan...

25 Tahun Plasmacluster, Sharp Komit Hadirkan Inovasi Udara Bersih yang Mengubah Dunia

13 November 2025

JAKARTA– Dua puluh lima tahun yang lalu, Sharp memulai perjalanan luar biasa dalam menciptakan udara yang lebih bersih bagi dunia....

POPULER

Gambar cuplikan adegan syur video Andini Permata yang beredar.

Viral Video Syur Andini Permata, Link Videonya Terus Diburu Netizen

13 Juli 2025

PDIP Nias Utara Menilai Pilkada Lewat DPRD Rampas Kedaulatan Rakyat.

15 Januari 2026

Tak Terbukti Kuasai BB Narkoba, Oknum Polisi Polsek Medan Area Divonis Bebas  

4 Oktober 2023

Peserta Didik SMA Negeri 8 Medan Ukir Berbagai Prestasi Kejuaraan 

29 November 2023

Turnamen Sepak Bola Desa Pancur Batu Cup 2025 Momentum Lahirkan Pemain Berkualitas, Bupati Deli Serdang : Jaga Sportivitas

17 November 2025
TribunMerdeka.Com

© 2021 TRIBUNMERDEKA.COM - Portal Berita Terkini, FAKTA BERIMBANG.

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • SITEMAP
  • INDEKS

Follow Us

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Edukasi
  • Sport
  • Rileks
  • Indeks

© 2021 TRIBUNMERDEKA.COM - Portal Berita Terkini, FAKTA BERIMBANG.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In