Sikapi Kondisi Pulau Nias, Walikota Gunungsitoli Surati Gubernur & Pemerintah Pusat.

GUNUNGSITOLI – Bencana longsor dan banjir yang melanda sejumlah daerah (Sibolga, Tapteng dan Tapsel) mengakibatkan dampak hingga wilayah Kepulauan Nias, khusus Kota Gunungsitoli.
Bencana ini telah menyebabkan terputusnya jalur fasilitas telekomunikasi serta kenaikan harga bahan pokok dan langkanya Bahan Bakar Minyak (BBM) diwilayah se Kepulauan Nias. Sabtu (29/11/2025)

Menyikapi hal tersebut, Walikota Gunungsitoli mengambil langkah kongkrit dengan menerbitkan surat laporan dengan nomor 360.2/7912/PEM/2025 dan surat permohonan permintaan rekomendasi pembukaan rute teluk bayur (padang) – Gunungsitoli dengan nomor 100/7917/Pem/2025, keduanya tertanggal 28 November 2025, kepada Menteri Dalam Negeri, Gubernur Sumatera Utara, dan Menteri Perhubungan untuk mengatasi krisis yang sedang berlangsung.

BACA JUGA :  Cegah Kecelakaan Pelajar, Jasa Raharja Sebar Imbauan Keselamatan Lewat SMS Blast

Dalam surat tersebut, Walikota Gunungsitoli mengajukan sejumlah usulan kepada Pemerintah Pusat, yakni :

1. Penyediaan Armada Kapal dan Pembukaan Jalur Transportasi Laut: Mengusulkan penyediaan armada kapal dan pembukaan jalur transportasi laut dengan rute Padang-Gunungsitoli dan Singkil-Gunungsitoli untuk mendukung kelancaran pengangkutan bahan kebutuhan pokok, BBM, gas elpiji, dan lain-lain ke Kepulauan Nias.

2. Percepatan Perbaikan Instalasi Jaringan Internet: Mengusulkan percepatan perbaikan instalasi jaringan internet agar pelayanan publik berbasis digital dapat pulih kembali.

3. Rekomendasi Pembukaan Rute Teluk Bayur (Padang) – Gunungsitoli: Memohon Menteri Perhubungan untuk memberikan rekomendasi pembukaan rute Teluk Bayur (Padang) – Gunungsitoli yang dilayani kapal WJL untuk mengangkut BBM, LPG, beras Bulog, dan kebutuhan pokok (logistik) lainnya.

BACA JUGA :  Keramaian Bandara Kualanamu Libur Nataru 2024

Walikota Gunungsitoli (Sowa’a Laoli) mengungkapkan bahwa sejak 25 November jaringan internet di seluruh Kepulauan Nias mati total dan kondisi ini menghambat berbagai layanan publik yang mengandalkan platform digital.

Selain itu, terputusnya jalur transportasi darat melalui Sibolga telah mengganggu pasokan bahan kebutuhan pokok ke Kepulauan Nias. Dalam dua hari terakhir, kapal penyeberangan rute Sibolga-Gunungsitoli tidak beroperasi karena kekurangan logistik di Pelabuhan Sibolga dan kelangkaan BBM untuk operasional kapal.

Kondisi ini mengakibatkan harga kebutuhan pokok melonjak tinggi dan diperkirakan persediaan bahan kebutuhan pokok di Kepulauan Nias akan semakin menipis jika tidak segera diatasi. Selain itu, terhambatnya transportasi pengangkutan BBM dan gas elpiji ke Kepulauan Nias juga menjadi perhatian utama.

BACA JUGA :  Belum Genap Setahun Almaz Fried Chicken Hadir, Kini Sudah Ekspansi Outlet Hingga Bukit Tinggi - Sumatera Barat

Berdasarkan koordinasi dengan instansi terkait, persediaan BBM dan gas elpiji diperkirakan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan selama tiga hari ke depan. Terhambatnya transportasi pengangkutan BBM juga mengancam kebutuhan mesin pembangkit listrik, sehingga diperkirakan listrik di wilayah Kepulauan Nias akan padam dalam beberapa hari mendatang.

“Respons cepat dan terkoordinasi dari pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya krisis kemanusiaan yang lebih besar”, Harap Walikota

(Rama)