MEDAN – Raharja kembali menyasar lingkungan pendidikan dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar. Kali ini, edukasi keselamatan digelar di SMK Negeri 1 Batang Kuis melalui kegiatan Safety Campaign yang diikuti puluhan siswa, (6/11).
Pada kesempatan tersebut, tim penyuluh Jasa Raharja memaparkan berbagai risiko berkendara, termasuk penggunaan helm berstandar SNI, pentingnya surat izin mengemudi, serta kewajiban mematuhi aturan dan rambu jalan. Sesi dilakukan secara interaktif, ditambah pemutaran video edukasi agar pesan mudah dipahami para siswa.
Tidak hanya membahas aspek keselamatan, Jasa Raharja juga memperkenalkan mekanisme perlindungan bagi korban kecelakaan lalu lintas dan penumpang angkutan umum. Penjelasan ini diharapkan memberi pemahaman kepada pelajar bahwa negara menyediakan jaminan sosial bagi masyarakat yang menjadi korban kecelakaan.
Pihak sekolah mengapresiasi kegiatan tersebut. Kepala SMK Negeri 1 Batang Kuis menilai penyuluhan keselamatan harus dilakukan secara berkelanjutan karena banyak siswa telah menggunakan sepeda motor untuk berangkat ke sekolah.
Antusiasme pelajar terlihat dari keaktifan mereka dalam sesi diskusi dan komitmen untuk menjadi pelopor keselamatan di lingkungan sekolah. Mereka diajak untuk tidak hanya patuh aturan, tetapi juga berani mengingatkan teman yang berkendara ugal-ugalan.
Jasa Raharja menegaskan bahwa budaya tertib berlalu lintas harus dibangun melalui edukasi yang konsisten, termasuk di sekolah. Dengan kesadaran yang tumbuh sejak dini, diharapkan angka kecelakaan dapat ditekan, khususnya di kalangan generasi muda. (Red)
